Suara.com - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan pihaknya menerima informasi baru mengenai adanya dua orang yang mencurigakan di sekitar lokasi sebelum editor Metro TV Yodi Prabowo (25) ditemukan tewas di pinggir Tol JORR Ulujami, Pesanggerahan, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7).
Berdasar informasi dari saksi, dua orang mencurigakan tersebut sempat berada di sekitar lokasi pada Rabu (8/7) dini hari. Tepat saat hari Yodi diduga dibunuh.
"Tadi hasil ngobrol (dengan saksi) di TKP ada yang melihat dua orang (mencurigakan). Di mana melihatnya, dari jarak mana. Dari titik mana dia melihatnya. Saya kebetulan lagi di sini (TKP). Makanya kita cek bapak di mana melihatnya," kata Tubagus usai melakukan olah TKP di Jalan Inspeksi Ulujami, Pesanggerahan, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2020).
Tubagus mengemukakan, berdasar keterangan dari saksi diketahui dua orang mencurigakan tersebut berjenis kelamin laki-laki. Menurutnya, saksi tersebut sempat menegur kedua laki-laki mencurigakan yang datang tak bersamaan tersebut.
"Ini baru menseleraskan. Baru informasi awal tadi dari warga ketika ngobrol. Dia (sempat) menegur ada dua orang di sini. Di sini sampai ke sana, jaraknya cukup jauh," ungkap Tubagus.
Sebelumnya, Polisi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus kematian Yodi. Olah TKP dilakukan kembali guna mencocokkan antara keterangan saksi dengan kondisi di TKP serta mencari bukti-bukti baru.
Olah TKP tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat. Dalam kegiatan tersebut hadir pula Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto, Kapolsek Pesanggrahan Kompol Rosiana, dan Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan Iptu Achmad Fajrul Choir.
"Kita mau mencocokkan terus ada tambahan informasi dari masyarakat, ya itu saja kita dalami. Ada nggak keterkaitan informasi yang kita cek, misalnya melihat seseorang dan lain sebagainya," kata Tubagus saat ditemui di lokasi, Senin (20/7/2020).
Tubagus mengemukakan pihaknya pun telah menganalisa terkait kasus kematian Yodi berdasar hasil pemeriksaan saksi, ahli, bukti-bukti petunjuk dan hasil laboratorium forensik. Hal itu dilakukan guna mengungkap misteri dibalik kematian Yodi.
Baca Juga: Tewas di Pinggir Tol, Polisi Duga Editor Metro Tv Dibunuh di Lokasi Lain
"Analisa itu dari berbagai macam segi itu dikumpulkan. Nah sekarang saya bersama Pak Wadir, penyidik, dan Kasat Reskrim, teman-teman, kita ingin mencocokkan dari hasil-hasil itu semua," pungkas Tubagus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021