Suara.com - Polrestabes Medan menetapkan oknum anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) berinisial KHS dan tujuh orang lainnya sebagai tersangka penganiayaan terhadap dua anggota polisi.
Kasus penganiayaan terhadap Bripka Karingga Ginting, anggota Brimob Kompi 4 Yon C, dan Bripka Mario, anggota Ditlantas Polda Sumut, terjadi di sebuah kelab malam di Jalan Putri Hijau, Medan pada Minggu (19/7/2020).
"Kita menetapkan KHS sebagai tersangka," kata Kapolrestabes Medan Riko Sunarko, Selasa (21/7/2020).
Dijelaskan Riko, dalam kasus penganiayaan tersebut, polisi mengamankan 17 orang pelaku.
Dari seluruh yang diamankan, telah dilakukan tes urine, yang hasilnya positif narkoba.
"Dari 17 yang diamankan, 8 orang ditetapkan tersangka. Tujuh laki-laki dan satu orang perempuan," ujar Riko.
Lebih jauh Riko mengatakan, pelaku yang positif menggunakan zat Amphetamine, prosesnya diserahkan ke Satnarkoba.
Diberitakan sebelumnya, dua anggota polisi dan sekelompok orang, termasuk oknum anggota DPRD Sumut berinisial KHS, terlibat keributan di sebuah kelab malam di Kota Medan, Minggu (19/7/2020) dini hari WIB.
Akibat insiden tersebut dua anggota polisi mengalami luka-luka.
Baca Juga: Bantah Adiknya Anggota Geng Motor, Kakak Korban Minta Pelaku Dihukum Berat
Dari hasil penelusuran, oknum anggota dewan di DPRD Sumut yang terlibat perkelahian dengan dua anggota Polri itu berasal dari fraksi PDI Perjuangan.
Kontributor : Muhlis
Berita Terkait
-
Rp 1,3 Triliun Digelontorkan untuk Pembangunan Jalan di Sumut
-
Duduk Perkara Duel Maut Selebgram Brunei di Blok M: Cuma Gara-gara Ditegur, Nyawa Melayang
-
Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra