Suara.com - Seorang ayah berinisial AM tega menganiaya anak kandungnya berinisial SPP dan LS hingga berdarah-darah karena diduga membela selingkuhannya. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah gang kecil di Kelurahan Pondok Kopi Ujung, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Aksi penganiayaan tersebut terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 26 detik terlihat AM telanjang dada sedang bersama selingkuhannya yang hanya menggunakan sarung untuk menutupi tubuhnya.
"Ini lihat anak dianiaya, anak kandung dianiaya sama bapaknya. Cuma gara-gara masalah sepele, ini sampai berdarah, itu ada darahnya itu, ini buktinya darahnya, biarin. Kalau enggak, gua laporin," ujar salah satu perempuan seraya merekam video.
"Enggak takut gua," jawab AM.
Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Stefanus Tamuntuan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut dia, pihaknya pun telah menangkap AM pada Kamis (23/7) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi.
"Iya betul, semalam pelaku sudah diamankan oleh tim Resmob Polres Jakarta Timur," kata Stefanus saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2020).
Hingga kekinian, AM masih diperiksa oleh penyidik. Sedangkan korban tengah menjalani perawatan.
"Korban sudah dimintakan visum dan mendapat perawatan medis," ujar Stefanus.
Baca Juga: Diduga Cemburu Buta, WS Pukuli Istri hingga Wajah Bengap
Berita Terkait
-
Diduga Cemburu Buta, WS Pukuli Istri hingga Wajah Bengap
-
Dipicu Masalah Selingkuh, Jono Dibunuh Tetangga di Depan Istri
-
Masih Dendam, Pria Ini Ngotot Ingin Tahu Selingkuhan Istrinya di Masa Lalu
-
Kedapatan Selingkuh, Menteri Imigrasi Selandia Baru Dipecat
-
Viral Petugas Covid-19 Dianiaya di Kuburan, 4 Orang Diringkus Polisi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret