Suara.com - Seorang anak remaja berinisial RAM (14) tewas setelah kepalanya terkena pisau pemotong rumput.
Pisau tersebut terpental dan menancap di kepala RAM sehingga tewas seketika.
Peristiwa terjadi di Dusun 2 Desa Naga Timbul, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut, pada Jumat (24/7/2020).
Peristiwa berawal saat S (50) sedang membabatkan rumput di tanah kosong yang akan dijadikan lapangan sepak bola. Saat itu ada beberapa anak-anak melihat S sedang membabat rumput.
“Tiba-tiba pisau pemotong patah dan melayang hingga mengenai korban,” kata Kassubag Humas Polresta Deli Serdang, Iptu Ricardo seperti dilaporkan Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Senin (27/7/2020).
Korban sempat dibawa ke rumah sakit Mitra Sehat Tanjung Morawa dan di rujuk ke RS Grand Medistra Lubuk Pakam namun nyawa korban tak terselamatkan.
Petugas Polsek Tanjung Morawa, Polresta Deli Serdang yang mendapat informasi turun ke lokasi dan melakukan olah TKP. Petugas juga mengamankan S dan menetapkannya sebagai tersangka.
“Yang bersangkutan sudah kami amankan dan dimintai keterangan. Hingga ksaat ini pihak keluarga korban tidak ada membuat laporan, namun S tetap wajib lapor kepada kami,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
ANTHBOT Genie: Robot Pintar Pemotong Rumput dengan Teknologi AI dan GPS
-
Dibunuh di Toilet Masjid, Modus Keji Pelaku Sodomi Anak di Majalengka: Dibujuk Ini saat Main Sepeda!
-
Misteri Bocah Tewas di Toilet Masjid Majalengka Terkuak! Korban Ternyata Dicekik Pelaku Sodomi
-
Ada Luka di Kepala, Bocah di Majalengka yang Tewas di Toilet Masjid Korban Pembunuhan?
-
Tewasnya Bocah 8 Tahun di Penjaringan Jakut Misterius, Polisi Ungkap Fakta Ibu Kos dan TKP Lantai 3
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Polisi Belum Temukan Keterlibatan Warga Sipil
-
DPR Apresiasi Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM, Dasco: Masyarakat Jangan Panik dan Menimbun
-
Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi
-
Pasukan Penerjun Payung Amerika Tiba di Timur Tengah, Skenario Operasi Darat ke Iran
-
Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon
-
Misteri Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, TAUD Identifikasi 16 Pelaku dan Jejak Struktur Komando
-
Gus Yaqut Bantah Terima Uang 30 Ribu USD dari Maktour dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Kejahatan Perang Baru AS-Israel Terbongkar, Incar Museum dan Situs Sejarah Iran
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Sengketa Temuan Kasus Andrie Yunus: Polisi Sebut Tak Ada Sipil, KontraS Ungkap 'Operasi Sadang'