Suara.com - Liza Hanum, seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Desa Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), tewas di tangan tetangganya sendiri.
Korban tewas seketika setelah dipukul di bagian kepala oleh tetangganya sendiri, Ranto Sabar, dengan menggunakan balok kayu.
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj menjelaskan, peristiwa nahas itu bermula ketika anak korban L dimaki oleh Ranto Sabar saat sedang melintas di depan rumah pelaku pada, Jumat (24/7/2020).
"Kemudian L ini lantas pulang dan mengadukan hal tersebut kepada ibunya Liza sambil menangis, dengan mengatakan dimaki pelaku," kata AKBP Roman Smardhana, Selasa (28/7/2020).
Tersulut emosi lantaran melihat anaknya menangis, Liza mendatangi rumah Ranto Sabar sambil marah-marah.
Tidak senang dimarahi Liza, Ranto kemudian mengambil sebuah balok kayu lalu menghantamkan ke bagian kepala korban hingga terkapar.
"Korban dipukul secara berulang-ulang di kepala sebelah kiri dan kepala korban di bagian belakang sehingga korban jatuh telungkup," jelas Roman.
Melihat Liza tak berdaya setelah dihantam benda tumpul, Ranto pergi meninggalkan lokasi.
Sementara Liza yang mendapat pertolongan dari warga lain, dinyatakan meninggal dunia akibat luka di bagian kepala.
Baca Juga: KPK Tahan Eks 2 Anggota DPRD Sumut, Satu di Antaranya Reaktif Covid-19
"Pelaku sempat melarikan diri usai melakukan perbuatannya. Setelah terus kita buru, akhirnya pada Sabtu 25 Juli 2020, pelaku menyerahkan diri," bebernya.
"Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara," pungkasnya.
Kontributor : Muhlis
Berita Terkait
-
Tangani Dampak Longsor dan Banjir, Kementerian PU Pastikan Akses Jalan di Sumut Segera Pulih
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Anak-anak Korban Banjir di Tapanuli Selatan
-
Bareskrim Tetapkan Tersangka di Kasus Banjir Tapsel, Individu dan Korporasi Terseret
-
Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
-
Prabowo Pilih Habiskan Malam Tahun Baru Bersama Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter