Suara.com - Sebuah video yang diunggah oleh Brigjen Pol Krishna Murti sukses membuat warganet tertawa. Rekaman itu memperlihatkan seorang anak gadis yang menangis di pelukan ayahnya.
Bocah itu tidak mau ayahnya pergi keluar rumah untuk ikut memotong daging sapi. Hal yang membuat netizen tertawa adalah alasan si anak tersebut.
Video ini diunggah Krishna Murti ke akun Instagram miliknya, @krishnamurti_bd91, pada Kamis (30/7/2020).
"Ayah jangan ikut potong sapi. Ayah di rumah aja!" ucap si anak sambil menangis.
Kepalanya disandarkan ke dada sang ayah. Gadis itu menangis sambil memeluk bapaknya.
Perekam video yang diduga adalah sang ibu lantas bertanya alasan gadis tersebut tidak mau ayahnya ikut memotong daging sapi.
"Memang kenapa ayah gak boleh ikut potong sapi?" tanya perekam video.
Anak gadis itu langsung menjawab, "Takut ketuker".
Sontak orang-orang di sekitar mereka pun tertawa terpingkal-pingkal mendengar alasan si anak.
Baca Juga: Video Rawat Istri Kanker Otak Viral, Pria Aceh Ini Tuai Simpati Warganet
Sementra, sang ayah hanya bisa tersenyum saat putrinya berkata seperti itu sambil terus memeluk tubuhnya.
"Ntar kalau ayah kesana dikirain sapi," jelas seorang perempuan dalam video tersebut.
Mengomentari video tersebut, Krishna Murti justru menulis, "Ini serius beneran kalau bapaknya mau dituker sama sapi?"
Video ini sebenarnya sudah pernah viral pada 2019 lalu. Tapi kini diunggah kembali oleh Krishna Murti dan kembali sukses membuat warganet tertawa.
"Pagi-pagi sudah ngakak lihat beginian tolong," ujar @alungramadhan.
"Ya Allah kok lucu ya," ucap @dani_fitriani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun
-
KPK Gandeng BPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Investigasi Ungkap 'State Capture Corruption' Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian