Suara.com - Pasien Covid-19 asal Bahrain telah dijatuhi hukuman tiga tahun penjara setelah terbukti dengan sengaja ingin menularkan virus Corona ke pihak dokter.
Menyadur Gulfnews, Kamis (30/7/2020), Pengadilan Bahrain juga meminta terpidana yang tak disebutkan namanya itu membayar denda 1.000 dinar Bahrain.
Kasus ini bermula saat Direktorat Kesehatan Masyarakat Bahrain diberitahu ada seorang pria yang datang ke pusat kesehatan untuk melakukan tes Covid-19.
Pria itu berniat kembali menjalani tes untuk mengetahui kondisinya, yang beberapa waktu sebelumnya sempat dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.
Selama proses pemeriksaan, pelaku justru berbuat hal yang tidak terduga. Dia melepas masker dan mencoba bersin di depan para dokter.
Selain bersin, pria itu juga batuk ke tangannya sendiri. Droplet di tangannya kemudian dia sentuh ke para petugas medis yang tengah bekerja.
Hingga kini, belum diketahui apa motif yang melatarbelakangi tindakan nekat pelaku untuk membuat orang lain terpapar Covid-19.
Jaksa penuntut telah menginterogasi pria itu dan memerintahkannya dikembalikan sampai dia diadili.
Dalam beberapa pekan terakhir, pemerintah Bahrain telah memperketan aturan pembatasan sosial guna menekan penyebaran virus Corona.
Berita Terkait
-
Menristek Ungkap Sebab Indonesia Kesulitan Produksi Ventilator
-
Warga DKI Dilarang Takbiran Keliling, Ngotot Akan Dibubarkan
-
Kasus Covid-19 Naik, Vietnam Gelar Rapid Test Massal untuk 21.000 Orang
-
Pasien Corona RS Haji Surabaya Bunuh Diri, Lompat dari Lantai 6
-
Anji Dianggap Sibuk Sebar Konspirasi, Ketua RT Beri Solusi Sekolah Daring
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam