Suara.com - Hadi Pranoto mengungkapkan, jika selama ini pihaknya sudah memberikan ramuan herbal racikannya kepada lebih dari 20 ribu orang. Bahkan, ia berencana akan memproduksi hingga 300 juta botol untuk disebarkan di seluruh Indonesia.
Hadi mengklaim produk herbal yang diraciknya dari senyawa sirsak, manggis, kelapa, gula aren yang diuraikan dengan teknologi bakteri biologi tanah itu berkhasiat terhadap pasien positif covid-19.
"Total pasien yang sudah kita bagi dengan herbal ini hampir 26 ribu pasien, yang kita sumbangkan saja itu sudah lebih dari 20 ribu botol kepada masyarakat dan hasilnya yang sudah kita konfirmasi, yang sudah mengkonsumsi ini semuanya sembuh, baik hasilnya," kata Hadi kepada wartawan di Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2020).
Bahkan dia menyebut yang mengkonsumsi bukan hanya dari pemesan individu melainkan dari rumah sakit juga.
"Ada sebagian rumah sakit, ada langsung ke individu," ucap Hadi.
Hadi yang mengklaim sebagai Ketua Tim Riset Penanganan Covid-19 untuk Emergency Kemanusiaan, juga menyebut pihaknya tengah merencanakan produksi massal produk herbal ini sebanyak 300 juta botol, lebih dari cukup untuk populasi Indonesia.
"Ke depan dengan tim riset berupaya semaksimal mungkin dan akan berusaha dengan teman-teman. Kita akan produksi massal, akan kita bagikan kepada seluruh rakyat Indonesia. Dengan total yang akan kita produksi dan kita akan bagikan herbal ini 300 juta botol," katanya.
Sumber dana yang digunakan Hadi untuk memproduksi 300 juta botol herbal diakuinya hanya berasal dari satu orang.
"Alhamdulillah ada satu saudara kita yang rela mengorbankan menginfakkan sedikit hartanya untuk kegiatan sosial ini karena melihat kondisi saat ini emergency kemanusiaan yang diutamakan. Beliau menyampaikan kepada saya insyaAllah beliau membantu proses produksi massal sampai dengan 300 juta botol yang akan kita bagikan secara gratis kepada saudara-saudara kita," lanjutnya.
Baca Juga: Klaim Temukan Obat Covid-19, Hadi Pranoto Angkat Bicara Soal Gelar Profesor
Hadi menyebut, tidak mematok harga untuk satu botol herbal ukuran 100 mililiter yang diproduksi, setiap orang yang berminat langsung menghubungi dirinya dan dikirimkan langsung ke alamat pemesan.
"Saya tidak pernah jual, kalau dijual tergantung siapa yang beli kalo dia orang kaya minta menyumbang lebih banyak kalo orang yang kurang mampu gratiskan, Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu, bervariasi tergantung keikhlasan mereka menyumbang ke tim kita," pungkas Hadi.
Sebelumnya, dalam video yang diunggah akun Youtube Dunia MANJI, Jumat (31/7/2020), Hadi Pranoto yang mengaku sebagai pakar mikrobiologi, mengatakan telah berhasil menemukan obat virus Corona.
Anji mengatakan antibodi Covid-19 sudah terbukti ampuh, bahkan digunakan di Wisma Atlet Kemayoran.
"Nama Prof Hadi Pranoto sulit sekali di cari di internet. Ada tapi sedikit sekali. Padahal sejak bulan Mei beliau sudah menemukan Antibodi Covid-19 ini," tulis Anji dalam keterangan video tersebut.
Viralnya video ini menimbulkan reaksi dari sejumlah pakar, terutama pakar ilmu kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
Terkini
-
Kisah Heroik Wali Kota Sibolga Ahmad Syukri: Nekat Jalan Kaki 4 Hari di Tengah Longsor
-
Bercak Darah di Pohon Jadi Saksi Bisu, Ini Kronologi Aktor Gary Iskak Tewas dalam Kecelakaan Maut
-
Polri Buka Posko Bantuan Bencana Demi Pastikan Donasi Tepat Sasaran, Ini Call Center dan Alamatnya
-
Gasak Empat Ponsel, Joki dan Eksekutor Pencuri Rumah Kosong di Mampang Keok Diciduk Resmob!
-
Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman
-
BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Mencegah Terjadinya Fraud JKN
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Program JKN Sukses, Delegasi Afrika Datangi BPJS Kesehatan untuk Belajar
-
Tangguh Jaga Inflasi 2025, Pemprov Jateng Pertahankan Prestasi TPID Terbaik Tingkat Provinsi
-
Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!