Suara.com - Seorang pegawai toko roti Birds Bakery dipecat karena menerima pembayaran dengan uang tunai. Menyadur Derby Telegraph pada Selasa (04/08/2020), ia dipecat setelah 44 tahun bekerja di toko roti tersebut.
Megan Metcalfe dianggap melakukan pelanggaran berat setelah dirinya menerima uang tunai dari pelanggan lansia yang tak memiliki kartu debit.
Toko roti Birds Bakery memang tengah beradaptasi untuk pencegahan Covid-19. Pihaknya hanya bisa melayani transaksi dengan kartu debit sejak masa pandemi.
Transaksi dengan uang tunai dianggap berbahaya karena berpeluang menularkan banyak penyakit, termasuk virus corona.
Birds Bakery mengatakan pihaknya dengan berat hati harus memecat Megan Metcalfe karena ia menerima uang tunai dari pelanggan dan melanjutkan transaksi dengan kartu debit miliknya.
"Saya menyadari apa yang saya lakukan adalah bertentangan dengan kebijakan perusahaan. Tapi mereka sudah mengambil barang-barang itu dan sudah sampai ke toko hingga siap untuk membelinya," ujarnya pada Nottinghamshire Live.
"Tidak mungkin aku mengatakan pada mereka bahwa mereka tidak bisa membelinya karena tidak punya kartu debit. Mereka juga sudah menangani stok sehingga harus dibuang atau dibersihkan."
Ms Metcalfe mengatakan mengatasi transaksi dengan nilai sekitar £ 180 atau setara Rp 3,5 juta di cabang Radcliffe-on-Trent tempatnya bekerja.
Ia sempat diskors dari pekerjaannya selama seminggu dengan gaji penuh pada 19 Juni dan menghadapi sidang disipliner seminggu sebelum diberhentikan perusahaan.
Baca Juga: Video Tausiah: Hukum Berzakat dengan Kartu Debit
"Saya hanya berusaha melakukan hal yang benar. Saya benar-benar kesal dengan hal itu," tambahnya.
"Saya bekerja di Birds selama 44 tahun dan 25 di antaranya sebagai manajer. Mereka mengatakan saya membahayakan anggota staf atas hal yang saya lakukan."
Megan bersaksi bahwa ia tak pernah memutar uang-uang hasil transaksi itu sehingga dirasa cukup aman dan tak berpotensi menyebarkan virus.
"Tidak pernah melakukan transfer uang. Uang itu langsung masuk ke dompet saya dan kemudian saya memasukkan pembayaran melalui kartu dan menunjukkan tanda terima pada mereka.
"Seharusnya saya tidak melakukannya tapi saya tidak bisa mengecewakan orang dan banyak pelanggan yang bergantung pada kami, datang kepada kami setiap hari."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz
-
Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin
-
Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?
-
Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin
-
Pakar Hukum: Awasi Dana Asing ke NGO, Tapi Jangan Bungkam Kritik
-
Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus
-
Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer
-
Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan