Suara.com - Sebuah gerai di Jepang meluncurkan varian eskrim baru yang terinspirasi dari Funazushi, sebuah sushi yang paling dibanggakan rakyat Jepang dan dianggap makanan mewah.
Menyadur Soranews24 pada Selasa (04/08/2020) Funazushi terbuat dari fermentasi ikan yang diproses dengan sangat rumit.
Pertama, ikan segar yang biasanya ditangkap di Danau Biwa di Shiga dilapisi garam dan dibiarkan di dalam tong kayu selama setahun.
Setelah itu, ikan yang mengeluarkan aroma menyengat ini akan dikeluarkan untuk proses fermentasi dengan campuran beras selama dua hingga tiga tahun.
Ikan biasanya akan membusuk dan teksturnya jadi lembut namun menciptakan rasa yang kuat dan tajam seperti keju. Bagi sebagian orang, fermentasi ikan ini memiliki aroma seperti amonia.
Setelah terfermentasi bertahun-tahun, ikan ini kemudian disuguhkan dalam bentuk sushi yang disebut dengan Funazushi.
Warga Jepang banyak yang menyebutnya sebagai makanan mewah bahkan dijuluki sebagai sushi paling enak di dunia, tapi bagi sebagian lainnya Funazushi hanya menyisakan ingatan tentang bau yang sangat menyengat.
Kini di Jepang, Funazushi bisa dijumpai dalam bentuk es krim dingin nan lembut dan menyegarkan. Es krim unik ini dijual di Koko Shiga di Nihonbashi, Prefektur Shiga.
Meskipun memiliki rasa manis, tapi es krim Funazushi masih menyisakan aroma amis ikan yang bisa terhirup samar-samar saat es krim meleleh di mulut.
Baca Juga: Misteri Sushi Menyala di Thailand, Diklaim Mengandung Plankton
Aroma ikan datang paling dominan dari wafer ikan yang turut disajikan dengan es krim unik ini.
Berdasarkan pengalaman reporter Soranews24, es krim Funazushi memiliki perpaduan rasa yang unik seperti serpihan ikan yang bercampur dengan rasa manis dan lembut.
Rasa ini lebih mirip keju mascarpone ketimbang Funazushi. Aroma gurih amis khas fermentasi masih hadir namun tak menyengat layaknya Funazushi dalam bentuk sebenarnya.
Ini melegakan karena rasanya sudah banyak disesuaikan untuk hidangan penutup seperti es krim yang lezat.
Menu ini dihadirkan bersama tiga varian 'normal' lainnya yaitu plain, matcha alias green tea dan hojicha. Harga yang dibanderol cukup terjangkau sekitar Rp 55 ribu untuk satu porsi es krim yang disajikan dalam bentuk cup.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi