Suara.com - Gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tujuh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) diwarnai optimisme Partai Gerindra.
Partai berlambang kepala garuda tersebut meyakini calon kepala daerahnya bakal memenangkan kontestasi politik tersebut.
Ketua DPD Partai Gerindra NTB Ridwan Hidayat mengaku, bakal calon yang diusung partai ini akan terpilih dalam Pilkada serentak 2020 di tujuh kabupaten/kota.
"Kami optimistis calon yang diusung Partai Gerindra di tujuh pilkada menang," ujar Ridwan seperti dilansir Antara di Mataram pada Selasa (4/8/2020).
Ketua Komisi II DPRD NTB menjelaskan, sikap optimis partainya itu bukan tanpa alasan, sebab bakal calon yang diusung partai besutan Prabowo Subianto itu memiliki elektabilitas dan popularitas serta basis massa riil di daerahnya masing-masing.
"Kenapa kami optimis, karena kita lihat semua bakal calon yang didukung Partai Gerindra munculnya mereka itu tidak mudah. Semuanya tentu telah melalui tahapan-tahapan, seperti proses penjaringan, fit and proper test, termasuk tanggapan dari tokoh agama dan masyarakat dan ternyata inilah calon yang mereka inginkan," ujarnya.
Tak hanya itu, Ridwan juga menyatakan, Gerindra memunculkan para bakal calon tidak hanya tiba-tiba muncul ke permukaan, tetapi telah melalui proses dan waktu yang terbilang lama, sehingga para bakal calonnya tersebut sangat dikenal masyarakat.
"Makanya kita optimistis menang di pilkada di tujuh daerah," katanya lagi.
Ia menyebutkan, untuk pilkada tujuh kabupaten dan kota, para bakal calon dari Gerindra tersebut, di antaranya Pilkada Kabupaten Bima mengusung pasangan petahana Hj Indah Damayanti Putri dan Dahlan. Pilkada Kabupaten Dompu H Abdul Kadir Jaelani berpasangan dengan Sahrul.
Baca Juga: Gerindra Dukung Bobby Jika Kadernya jadi Cawawali, PDIP: Wajar-Wajar Saja
Selanjutnya, Pilkada Sumbawa H Syarafudin Jarot bersama H Mukhlis. Kabupaten Sumbawa Barat H Musyafirin dan Fud Syaefudin.
Sementara untuk di Pulau Lombok yakni dua daerah, Kabupaten Lombok Tengah, Gerindra mendukung HL Pathul Bahri dan H M Nursiah. Sedangkan di Lombok Utara ada Djohan Sjamsu dan Danny Carter Febrianto.
"Nah, mereka inilah yang bertarung di tujuh daerah di NTB. Kapasitas mereka sangat layak. Mereka paham tata kelola, baik itu soal pemerintahan, pembangunan termasuk persoalan masyarakat," ujarnya.
Pihaknya yakin para calon yang diusung mampu mewujudkan good governance.
"Mereka juga tokoh yang clean. Saya kira masyarakat sekarang, sudah semakin cerdas dalam memilih. Kami sangat berharap dukungan masyarakat," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji