Suara.com - Buronan pemerintah Indonesia, Sai Ngo Ng ditangkap di Texas, Amerika Serikat, bukan karena kasusnya di tanah air. Ia diringkus pada Oktober 2019 lantaran melakukan pelanggaran imigrasi.
Menurut keterangan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Houston, Sai Ngo Ng ditangkap oleh pihak Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai Dallas.
Karena perbuatannya, wanita berusia 59 tahun tersebut ditahan di penjara imigrasi di Alvarado, Texas.
"SNN ditangkap pada 31 Oktober 2019 oleh ICE/ERO Fugitive Operations Team Dallas, Texas akibat pelanggaran imigrasi (overstayer)," kata Konsul Jenderal RI Houston, Nana Yuliana dalam keterangan tertulis yang dikirimkan kepada Suara.com, Rabu (4/8/2020).
Pihak KJRI Houston telah memberitahu aparat penegak hukum setempat kalau Sai Ngo Ng masuk ke dalam daftar buronan interpol. Nana mengatakan pihaknya memantau proses hukum yang dijalani Sai Ngo Ng di Texas.
KJRI Houston pun berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk aparat penegak hukum di tanah air untuk proses selanjutnya.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan KBRI Washington DC, aparat penegak hukum di tanah air, dan juga aparat setempat untuk proses lebih lanjut," ujarnya.
"KJRI Houston akan terus memantau dan berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait di Amerika Serikat, khususnya di Texas, dengan tetap menghormati proses hukum yang berlangsung".
Sai Ngo NG dan suaminya, Heriyanto Nurdin mengajukan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk 82 UMKM ke Bank Jatim cabang Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan pada 2011-2012. Dalam kesempatan itu, ia berhasil membawa dana Rp 23,7 miliar.
Baca Juga: Sai Ngo Ng, Wanita Buronan Asal Indonesia Ditangkap di Texas Tahun 2019
Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, proposal 82 UMKM tersebut ternyata fiktif belaka. Lalu, Sai Ngo Ng dinyatakan buron dan masuk ke dalam daftar Red Notice Interpol pada 2018 silam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang
-
Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan
-
Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us
-
Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta
-
Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul
-
Bareskrim Terbitkan DPO Frendy Dona Sang Pengendali Narkotika Sabu dan Vape Etomidate
-
Polisi Nekat Peras Tersangka Rp38 Juta Buat Tutupi Kasus Judi
-
Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog