Suara.com - Suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip yang kini berusia 99 tahun akan terlibat dalam perayaan 75 tahun berakhirnya Perang Dunia II.
Menyadur Daily Mail pada Rabu (05/08/2020), gambar Pangeran Philip akan tampil dalam layar besar yang ditayangkan di beberapa lokasi strategi bersama veteran perang lainnya.
Hal ini menjadi penampilan langka bagi bangsawan dengan Gelar Duke of Edinburgh karena sosoknya sudah pensiun dari tugas kerajaan sejak tahun 2017.
Pangeran Philip yang kini semakin sepuh sangat jarang tampil di hadapan publik. Ia hanya muncul sesekali dalam perayaan penting seperti acara militer di Kastil Windsor saat mengisolasi diri dengan Ratu beberapa waktu lalu.
Selain Pangeran Philip, anggota Kerajaan Inggris lainnya juga turut berpartisipasi. Pangeran Charles dan istrinya, Camila akan mengambil bagian dalam layanan peringatan dan ucapan syukur yang disiarkan televisi.
Pangeran William akan muncul secara terpisah dalam sebuah program yang memberikan penghormatan kepada pengorbanan Pasukan Sekutu Perang Dunia II.
Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan tentara Inggris berjuang keras untuk mencapai kemenangan termasuk perjuangan terakhirnya yaitu pulang.
"Ketika Perang Dunia II berakhir 75 tahun yang lalu dengan penyerahan Jepang, tentara Inggris, pelaut dan penerbang bertugas di Timur Jauh, berjuang keras untuk mencapai kemenangan, termasuk pulang."
"Pada hari peringatan ini aku ingin mengingat utang kami pada para veteran kampanye Timur Jauh. Mereka mengakhiri Perang Dunia II dan mengubah sejarah untuk Asia Tenggara yang lebih baik dan terbebaskan dengan pengorbanan tertinggi."
Baca Juga: Giuseppe Paterno, Veteran Perang Dunia II Jadi Sarjana di Usia 96 Tahun
"Itu sebabnya pada peringatan yang luar biasa ini dan setiap hari setelahnya, kita akan mengingat mereka."
Pangeran Philip berada di kapal perusak HMS Whelp yang ditambatkan di Teluk Tokyo, sebuah kapal perang yang ia layani sebagai komandan kedua yang juga hadir ketika para pejabat Jepang menandatangani penyerahan diri di USS Missouri.
Seorang veteran lain yang berusia 100 tahun, Kapten Sir Tom Moore yang juga dikenal sebagai pahlawan dalam penggalanagan dana untuk NHS mengungkapkan rasa syukurnya atas perang dunia II yang berakhir 75 tahun lalu.
"Itu adalah VJ Day, ketika rasa sakit perang akhirnya bisa hilang ketika perdamaian dinyatakan di semua bidang."
"'Kita semua harus meluangkan waktu untuk berhenti, berpikir dan bersyukur atas pengorbanan bertahun-tahun yang lalu oleh sekelompok pria dan wanita yang begitu berani."
"Kita tidak akan menikmati kebebasan yang kita miliki saat ini, bahkan dalam hal ini masa-masa sulit saat ini." ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air
-
Hujan Masih Akan Guyur Seluruh Jakarta Hari Ini
-
Modus Paket Online, Polisi Gagalkan Peredaran Vape Narkotika di Jakbar
-
Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen
-
Demo di Komdigi, Massa Minta Takedown Mens Rea di Netflix dan Ancam Lanjutkan Aksi ke Polda Metro
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?