Suara.com - Pasien Covid-19 asal Jombang, Jawa Timur yang sempat kabur saat ingin menjalani isolasi akhirnya ditemukan. Setelah tiga hari pencarian, pasien berinisial IS itu ditemukan oleh petugas kesehatan puskesmas pembantu di Jalan Trans Kalimantan, Desa Jawa Tengah, Sungai Ambawang, Kalimantan Barat.
Kepala dinas Kesehatan (Kadinkes) Kalbar, Harisson, menjelaskan setelah menemukan pasien tersebut, petugas langsung membawanya ke rumah isolasi rusunawa kota Pontianak.
"Kami langsung bawa ke Rusunawa di Jalan Nipah Kuning, Pontianak, untuk di isolasi mandiri, kita rawat dulu sampai pasien benar-benar pulih," katanya saat dikonfirmasi Kamis (6/8/2020) pagi.
Pasien berinisial IS ini juga ingin kabur lagi saat petugas kesehatan mengetahui keberadaannya. Saat itu IS hendak pergi ke masjid, namun warga yang mengetahuinya melarang dia untuk masuk kedalam masjid tersebut.
Setelah dijelaskan bahwa akan dilakukan perawatan medis terhadap dirinya, barulah IS mau ikut bersama petugas untuk di serahkan ke pemerintah agar dapat diisolasi.
"Sempat mau lari, tapi saat petugas menjelaskan bahwa isolasi bukan untuk diasingkan, tapi dia akan dirawat menjaga kesehatannya, barulah dia mau ikut," jelasnya.
Kini pasien asal Jombang, Jawa Timur itu sedang menjalani isolasi di rumah karantina yang du sediakan oleh pemerintah kota Pontianak.
Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji juga membeberkan keberadaan IS masih berada di Pontianak. Karena beberapa waktu pihaknya telah menghubungi istri dari IS dan sehingga dapat terlacak lokasi IS berada.
"Sampai kemarin di Pontianak, karena kemarin kami hubungi istrinya yang ada di Jawa Timur. Kami telepon karena dia pasti berhubungan, ternyata dia ada di Jalan Tani. Ketika kami pergi di rumah itu, dia sudah kabur lagi," tutupnya.
Baca Juga: Michelle Obama Alami Depresi Tingkat Rendah Gara-Gara Pandemi Covid-19
Kontributor : Eko Susanto
Berita Terkait
-
Cerita Pasien Covid-19 di Medan Bunuh Diri Loncat dari Gedung Rumah Sakit
-
Mengenal Masjid Agung Al Omari di Beirut, yang Dulunya Merupakan Gereja
-
Fakta di Balik Suara Masjid Al Haram yang Selalu Jernih
-
Dinkes Jakarta: 600 Pasien Covid-19 di Jakarta Punya Riwayat Diabetes
-
Warga Jatim Positif Covid Kabur di Pontianak, Terdeteksi Virus Lebih Bahaya
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan