Suara.com - Seorang anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat diduga ikut terlibat dalam kasus penanganan Djoko Tjandra yang sempat datang bersama Brigjen Prasetijo Utomo ke Pontianak.
Oknum polisi tersebut berinisial J berpangkat Inspektur Satu yang bertugas di Polsek Bandara Supadio Pontianak.
Kabid humas Polda Kalbar, AKBP. Donny Charles Go mengungkapkan, hingga kini Iptu J dalam penanganan Bareskrim Mabes Polri untuk diperiksa lebih lanjut.
Dirinya diperiksa terkait kasus Djoko Tjandra yang menyeret namanya ikut dalam keterlibatan pengurusan kedatangan sang buronan kelas kakap itu ke Pontianak.
"Penanganan oleh Bareskrim," katanya kepada Suara.com, Kamis (6/8/2020).
Kata dia, Iptu J yang merupakan anggota kepolisian di Bandara Supadio Pontianak, bertugas mengatur semua protokoler bagi para anggota polisi yang datang dan masuk melalui Bandara Supadio Pontianak.
"Anggota kami (Iptu J) mengurus semua polisi baik yang datang dan pergi di Bandara Supadio, termasuk anggota polisi dari Mabes Polri," ungkapnya.
Sebelumnya, kedatangan Djoko Tjandra melalui Bandara Pontianak tidaklah sendiri.
Brigjen Prasetijo Utomo disebut-sebut sebagai orang yang melakukan pengawalan terhadap dirinya hingga diketahui membuat surat jalan beratasnamakan Djoko dari Jakarta ke Pontianak.
Baca Juga: Istri Kerap Temui Djoko Tjandra, Dalih Polri Urung Periksa AKBP Napitupulu
Kontributor : Eko Susanto
Berita Terkait
-
Istri Kerap Temui Djoko Tjandra, Dalih Polri Urung Periksa AKBP Napitupulu
-
KPK Diminta Jemput Bola Usut Pihak yang Bantu Selama Djoko Tjandra Buron
-
Mangkir, Polisi Kirim Surat Panggilan Kedua ke Pengacara Djoko Tjandra
-
Istri Temui Djoko Tjandra di LN, Kompolnas Minta AKBP Napitupulu Diperiksa
-
9 Kali Bertemu Djoko Tjandra, Polri Buka Peluang Periksa Jaksa Pinangki
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar