Suara.com - Sebuah keluarga di India sengaja membunuh sepasang muda-mudi karena bermesraan. Keduannya dihabisi dengan cara dibakar hidup-hidup.
Menyadur NDTV, insiden ini terjadi di desa Karcha, distrik Banda pada Rabu (5/8). Polisi menduga ini merupakan kasus pembunuhan demi kehormatan.
Bhola dan Priyanka tewas setelah dibakar di sebuah gubuk oleh anggota keluarga perempuan.
Kepolisian mengatakan pembunuhan bermula ketika seorang anggota Priyanka, mendapati perempuan berusia 19 tahun itu tengah bermesraan dengan Bhola.
Diduga meradang melihat kedua pemuda ini memaduk kasih, beberapa anggota keluarga Priyanka langsung mengunci mereka di dalam gubuk.
Setelah terkunci, anggota keluarga tersebut langsung menyulut api di bangunan gubuk dan membiarkannya terbakar dengan Priyanka dan Bhola yang terjebak di dalamnya.
"Keluarga diduga mengunci mereka di dalam gubuk dan membakarnya," ujar Pratap Singh, inspektur polisi Mahendra Pratap Singh.
Keduanya yang mengalami luka serius dilarikan ke rumah sakit setempat. Namun, nyawa pria berusia 23 tahun ini tak terselamatkan.
Sementara, Priyanka yang menderita luka bakar 80 persen meninggal dunia di perjalanan saat akan dipindahkan ke fasilitas kesehatan lain.
Baca Juga: Kebakaran di Rumah Sakit Swasta, 8 Pasien Virus Corona Tewas
Kepolisian menyebut sembilan anggota keluarga Priyanka akan diadili. Saat ini, tiga diantaranya telah ditangkap.
Singh menambahkan pihaknya tengah berupaya meringkus para tertuduh lainnya.
Adapun otoritas berwenang akan menggelar tes forensik untuk kedua korban pada Kamis (6/8).
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri