Suara.com - Muazin Masjid Hagia Sophia, Osman Aslan meninggal secara mendadak karena serangan jantung pada hari Minggu (02/08/2020) waktu setempat.
Muazin yang mengumandangkan azan saat Salat Jumat perdana dua pekan lalu di Hagia Sophia ini meninggal ketika bekerja secara suka rela di dalam masjid.
Menyadur Greek City Times yang diambil dari Sputnik News Turki, Osman Aslan ditunjuk sebagai pemandu relawan di Masjid Hagia Sophia.
Ia bertugas menyambut pengunjung dan memastikan mereka mematuhi langkah-langkah standar Covid-19 di area masjid.
Berita duka ini diunggah dalam akun Twitter Gubernur Istanbul dan Mufti Istanbul.
"Belas kasihan Tuhan pada Osman Aslan, Muazin-Kayyum, Masjid Uhud Distrik Kagithane kami, yang meninggal karena serangan jantung selama pelayanan bimbingan sukarela di Masjid Hagia Sophia-i Kebir."
"Kami mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga dan kerabatnya."
Presiden Turki Recep Tayyip Endrogan menetapkan Hagia Sophia menjadi masjid pada Jumat (10/7/2020).
Keputusan ini disambut suka cita oleh umat muslim di dunia namun menimbulkan kecaman dari berbagai pihak.
Baca Juga: Selain Hagia Sophia, Turki Punya Deretan Masjid Fenomenal di Kota Tirus
Menyadur Al Jazeera, Erdogan mengumumkan alihfungsi Hagia Sophia usai pengadilan administrasi Turki menghapus kebijakan Mustafa Kemal Ataturk yang menjadikan bangunan ini sebagai museum.
Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pendidikan dan Kebudayaan (UNESCO) dan sejumlah negara seperti Rusia, Amerika Serikat, Yunani, hingga para pemimpin gereja adalah pihak-pihak yang melayangkan penolakan atas keputusan Erdogan.
UNESCO menyatakan pihaknya sangat menyesalkan keputusan Turki yang dibuat tanpa adanya diskusi dan pemberitahuan sebelumnya.
"Keputusan ini diumumkan hari ini (10/9) memunculkan masalah dampak perubahan status ini pada nilai universal properti."
"Negara memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa modifikasi tidak memengaruhi Nilai Universal Luar Biasa dari situs-situs tertulis di wilayah mereka," ujar UNESCO dalam pernyataanya melalui instagram.
Sementara itu, Salat Jumat pertama diadakan dua pekan lalu sekaligus menandai peresmian alihfungsi bangunan ini sebagai masjid.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba