Suara.com - Seorang artis asal Prancis dijatuhi denda Rp 34,6 juta setelah melakukan aksi tidak senonoh di bawah patung Bunda Maria di sebuah gereja.
Menyadur New Straits Times, pengadilan Prancis menjatuhkan denda 2.000 euro (sekitar Rp 34,6 juta) kepada Deborah de Robertis atak si telanjangnya di depan para jemaah di gereja Katolik Roma Lourdes Prancis pada Agustus 2018.
Arti yang memiliki dua kewarganegaraan Prancis dan Luksemburg tersebut, dituntut karena berpose di depan piramida lilin dan di bawah patung Maria hanya mengenakan kerudung biru yang menutupi rambutnya, tangannya berpose seolah sedang berdoa.
Petugas keamanan buru-buru menutupinya dengan syal dan membawanya pergi.
Pihak gereja kemudian menuntut dan mengutuk aksi ekshibisionisme yang mengejutkan para jemaah yang hadir saat itu.
"Konsekuensi yudisial (denda) itu penting, penting bagi kami untuk berdebat, bahwa kami mengangkat pertanyaan yang bersifat politis," kata artis berusia 36 tahun itu kepada AFP, Kamis.
"Dari sudut pandang feminis, kebebasan melalui tubuh. Wajar jika perempuan menggunakan tubuh mereka sebagai alat ekspresi ..." jelasnya.
Marie Dose selaku pengacara artis tersebut mengatakan mereka akan mengajukan banding atas denda yang ditetapkan.
Ia mengungkapkan, kliennya sudah melakukan aksi serupa sebelumnya tetapi tidak pernah dihukum dan dipermasalahkan.
Baca Juga: Peniliti Prancis Kembangkan Alat Tes Covid-19 Baru, Cukup Embuskan Napas
Pada April 2017, Deborah melakukan aksi serupa dengan berpose melebarkan kaki dalam keadaan hanya mengenakan sebuah kemeja di depan Mona Lisa di Paris.
Dikutip dari New York Times, pada tahun 2014, Deborah de Robertis mengejutkan penonton di Musée d'Orsay dengan melakukan pose tanpa mengenakan busana di depan Gustave Courbet "The Origin of the World."
Pada tahun yang sama tepatnya di bulan Januari, dia ditangkap setelah melakukan aksi serupa dari "Olympia" Manet, juga di Orsay. Bulan ini, dia mengundang dirinya ke dua pameran besar di Paris.
Di Museum Guimet, dia mengubah dirinya sebagai model dalam foto ikonik oleh Nobuyoshi Araki, berpakaian seperti geisha dan memakan semangka yang diletakkan di antara kedua kakinya.
Kemudian, di Museum des Arts Décoratifs, dia ditangkap setelah tampil dengan kostum "Barbie," yang tembus pandang.
Sementara beberapa orang menolak penampilannya, ia menganggap aksinya tersebut merupakan pertunjukan gerilya seperti yang dilakukan Valie Export dan Andrea Fraser.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing