Dikutip dari Kanalkalimantan.com -- jaringan Suara.com, Senin (10/8/2020), penghargaan tersebut tidak lepas dari prestasi yang diraih oleh PDAM Intan Banjar yang dinobatkan sebagai Top Digital Implementation 2019 on PDAM Sector level bintang 3.
Acara pemberian penghargaan digelar di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (27/11/2019). TOP Digital Award 2019 diselenggarakan oleh majalah It Works bekerjasama dengan sejumlah asosiasi di bidang teknologi informatika dan konsultan TI independen.
Dalam acara itu, Nadjmi Adhani mengungkapkan bahwa diterimanya penghargaan ini akan menambah motivasi pemerintah Kota Banjarbaru dan PDAM Intan Banjar untuk terus mengembangkan dan memanfaatkan penggunaan teknologi informasi untuk memudahkan pelayanan publik.
Unggahan Terakhir, Pakai Oksigen
Sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Nadjmi Adhani sempat mengunggah sebuah video di Instagram.
Dalam video tersebut, sang Wali Kota mengabarkan bahwa dirinya positif terinfeksi virus corona.
"Konfirmasi covid 19. Doakan ulun dan istri diberikan kesehatan dan kesembuhan, dilimpahkan keikhlasan, kesabaran dan kekuatan," tulis Nadjmi, Senin (27/7/2020).
"Ulun jua mohon dimaafkan segala kesalahan, kekhilafan dan kekurangan. Semoga kita semua segera terhindar dari wabah ini. aamiin ya robbal 'alamin," imbuhnya.
Tampak dalam video yang diunggah, Nadjmi terlihat memakai alat bantu pernapasan. Hidung dan mulutnya tertutup oleh selang oksigen.
Baca Juga: 14 Murid dan 8 Guru di Kalbar Positif Corona, Diperiksa Sebelum Sekolah
Saat itu, wajah Nadjmi masih terlihat segar meskipun sudah berada di rumah sakit.
Memiliki Pengikut Lebih dari 18 Ribu
Wali Kota Nadjmi Adhani dikenal aktif di media sosial. Akun Instagram miliknya, @nadjmiadhani pun telah mendapat lebih dari 18.000 pengikut.
Ia juga memiliki akun di Facebook dengan jumlah follower tak kalah banyak. Sebanyak 14.363 warganet mengikuti Nadjmi Adhani di aplikasi media sosial tersebut.
Pendidikan dan Karir
Nadjmi Adhani merupakan lulusan dari Magister Ekonomika Pembangunan Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia mengambil jurusan Keuangan Daerah untuk S2.
Tag
Berita Terkait
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang