Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan menyebut pria bernama Michael Calvin Joe (19) hilang kendali saat menabrak gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan dini hari tadi.
Meski demikian, kepolisian menyebut belum ada tanda Michael di bawah pengaruh minuman keras (miras).
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Iptu Suharno mengatakan Michael saat ini dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mendapatkan perawatan dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).
Namun sejauh ini, kata Suharno, belum teridentifikasi Michael habis mengonsumsi miras atau narkoba saat kejadian.
"Sementara tidak ada (indikasi pengaruh miras dan narkoba). Korban tidak sadarkan diri di RS," ujar Suharno saat dihubungi Suara.com, Rabu (12/8/2020).
Suharno mengatakan, sejauh ini pihaknya menilai kejadian disebabkan michael kehilangan kesadaran dan kurang hati-hati. Akibatnya mobilnya menabrak pagar gedung Kejagung.
"Karena kurang hati-hati dan hilang kesadaran diri," katanya.
Sebelumnya, Polres Jakarta Selatan menyebut peristiwa mobil Mini Cooper yang menabrak gedung Kejaksaan Agung sebagai kecelakaan tunggal.
Saat ini korban dalam kondisi tak sadarkan diri.
Baca Juga: Hilang Kesadaran saat Tabrak Pagar Kejagung, ABG Sopir Mini Cooper Mabuk?
Kasat Lantas Polres Jaksel Kompol Sri Widodo menjelaskan, kejadian ini terjadi pada Rabu (12/8/2020) pukul 02.15 WIB.
Di dalam mobilnya disebut hanya terdapat satu orang pengendara bernama Michael Calvin Joe dari Surabaya.
"(Kecelakaan melibatkan) Kendaraan Mini Chooper B 1707 SSK. Kecelakaan Tunggal (Out of Control)," ujar Sri kepada wartawan, Rabu (12/8/2020).
Pria 19 tahun itu disebut tinggal tak jauh dari lokasi, yakni kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kecelakaan ini disebutnya membuar Michael harus dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) karena mengalami sejumlah luka.
"Mengalami luka pada bagian mulut, dan kedua kaki kondisi tidak sadar di rawat pada RSP Pertamina," jelasnya.
Berita Terkait
-
Hilang Kesadaran saat Tabrak Pagar Kejagung, ABG Sopir Mini Cooper Mabuk?
-
Sopir Mini Cooper Penambrak Gedung Kejagung Ternyata ABG, Warga Surabaya
-
Jadi Tersangka Gratifikasi Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Ditahan 20 Hari
-
Brakkk! Mini Cooper Tabrak Pagar Kejagung, Mobil Ringsek Parah
-
Kejagung: Surat Pedoman Penahanan Jaksa Tak Terkait dengan Kasus Pinangki
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi