Suara.com - Dalam mengembangkan masyarakat yang unggul, sehingga mampu menciptakan daya saing secara global, Pemerintah Daerah Papua membuka pendaftaran dan seleksi beasiswa unggul Papua (SUP) Tahun 2020 melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) provinsi Papua.
Program beasiswa tersebut dikhususkan bagi Orang Asli Papua (OAP) yang bermarga asli dari suku-suku di Papua, dan telah menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Umum Tahun 2020 untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Hal tersebut tercantum dalam Surat No. 422.5/13049/ tanggal 10 Agustus 2020 yang ditandatangani a.n. Gubernur Papua Pj. Sekretaris Daerah Ridwan Rumasukun.
Selanjutnya, pendaftaran dilakukan secara daring/online dengan mengirim formulir data diri dan dokumen persyaratan pada alamat e-mail sesuai wilayah adat yang tercantum pada Pengumuman dan Tata Cara Pendaftaran terlampil mulai tanggal 11 Agustus 2020 sampai dengan 25 Agustus 2020. Adapun prosesnseleksi terbagi dalam tiga (3) tahap yaitu:
Pertama, seleksi administrasi (pengumuman lolos seleksi tanggal 31 Agustus 2020);
Kedua, seleksi online tes potensi akademik (TPA) tanggal 07 September 2020; dan
Ketiga, seleksi online tes Bahasa Inggris tanggal 08 September 2020.
Berkenaan hal tersebut, Rektor Universitas Cendrawasih, Apolo Safanpo mengungkapkan, program tersebut sangat baik. Ia juga menyampaikan beberapa saran terhadap SUP.
"Proses rekruitmennya agar bisa memperhatikan keterwakilan wilayah (wilayah adat, maupun kabupaten/ kota) di provinsi Papua, supaya masyarakat bisa merasakan asas keadilan dan merasa diperhatikan dan diperlakukan adil oleh pemerintah," pintanya.
Ia juga mengingatkan bahwa rekruitmen juga harus memperhatikan komitmen orangtua dan para calon untuk ikut menjaga keutuhan bangsa dan negara. Selama pendidikan, perlu meningkatkan kerjasama dengan Atase Dikbud di KBRI untuk melakukan pembinaan wawasan kebangsaan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air Indonesia.
"Agar mereka tidak dibina atau didoktrin radikal oleh kelompok lain," ujarnya.
Baca Juga: Kemendagri Minta Pemprov Jatim Bantu DPRD Jember Urus Pemecatan Bupati
Adapun mekanisme pendaftaran selengkapnya yang meliputi berkas persyaratan dan jadwal serta proses seleksi beasiswa dimaksud dapat dibaca pada pengumuman, tata cara pelaksanaan seleksi, dan mengisi dan melengkapi formulir pendaftaran.
Para calon pelamar diharapkan dapat diberikan dukungan untuk mengikuti pendaftaran dan seleksi tersebut.
Untuk informasi dan keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat Panitia pada kantor BPSDM provinsi Papua atau melalui email ke bpsdmpapua2017@gmail.com.
Sebagai catatan lanjutan, pengajuan permohonan beasiswa akan dilakukan secara online dan dengan syarat seleksi administrasi sebagai berikut:
Pertama, memindai (scan) berwarna KTP atau Pasport atau kartu identitas yang terdapat foto diri;
Kedua, memindai (scan) rapor SMA kelas 10-12 yang telah di legalisir dengan nilai rata-rata minimal; Mamta dan Saereri 80; Anim Ha La Pago dan Mee Pago 77,5; Luar Papua 82,5 ;
Berita Terkait
-
Mendikbud Minta Semua Pihak Gotong Royong Wujudkan SDM Unggul
-
Standar Kompetensi Kerja Nasional Mampu Ciptakan SDM Berdaya Saing
-
Para Pegiat Pemilu Launching Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pilkada Sehat
-
Indonesia Ingin Sekolahkan Banyak Dokter Umum Jadi Dokter Spesialis
-
Bangun SDM Unggul lewat Pelatihan Online
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem
-
Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut
-
Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan
-
Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan
-
Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran
-
Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat
-
Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat
-
Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma