Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan aksi pengendara mobil menghalangi laju ambulans yang melintas di Garut, Jawa Barat. Akibatnya, pasien dalam ambulans tersebut meninggal dunia.
Hal itu diungkap oleh seorang warganet melalui akun Facebook miliknya bernama Fauzi. Ia menceritakan mobil ambulans yang dikawalnya dihalangi oleh mobil Kijang berwarna biru metalik.
Saat kejadian, ambulans yang membawa pasien darurat itu melaju dari Puskesmas Leles menuju RSUD dr. Slamet, Garut.
Namun, di perjalanan sebuah mobil justru menghalangi laju ambulans yang membawa pasien dengan kondisi pembuluh darah pecah.
"Mobil kijang warna biru menghalangi laju ambulans, tidak memberikan jalan malah ngajak balap ambulans," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Senin (17/8/2020).
Sepanjang perjalanan dari kawasan Leles hingga Tarogong, pengendara mobil tersebut terus menghalangi laju ambulans.
Mobil tersebut tidak memberikan sedikitpun ruang bagi ambulans agar bisa mempercepat lajunya untuk mengantarkan pasien.
"Ambulans hanya minta waktu sebentar saja buat menepi karena harus ada pasien yang diselamatkan," ungkapnya.
Setelah tiba di rumah sakit, pasien anak kecil langsung mendapatkan pertolongan dari tim medis. Namun sayang, nyawanya tak tertolong, pasien tersebut dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga: Ogah Beri Jalan untuk Ambulans, Wanita Ngamuk dan Diduga Ludahi Driver Ojol
"Pasien anak kecil sampai rumah sakit meninggal dunia," tuturnya.
Berikut tulisan lengkap di unggahan Fauzi:
"Teruntuk mobil kijang warna biru plat no Z 14** CT yang tadi menghalangi laju ambulance tidak memberikan jalan malah ngajak balap ambulance PKM Leles yang pasien pecat pembuluh darahnya harus mendapatkan penanganan pertama atau kode merah (emergency) dari leles sampai Tarogong terus menghalangi laju ambulance, pasien anak kecil sampai rumah sakit meninggal dunia. Ambulance hanya minta waktu sebentar saja buat menempi karena harus ada pasien yang harus diselamatkan dan untuk pengendara lain, terima kasih sudah memberikan jalan ambulance," tulis Fauzi.
Unggahan Fauzi tersebut mendadak viral di media sosial. Sejak diunggah pada Jumat (14/8/2020) malam, unggahan Fauzi telah dibagikan lebih dari seribu akun.
Banyak warganet yang mengecam aksi si pengendara mobil Kijang yang nekat menghalangi laju ambulans dengan penumpang kritis.
Mereka juga meminta pihak kepolisian menangkap si pengendara mobil karena telah menyebabkan nyawa seseorang melayang.
Hingga berita ini disusun belum ada konfirmasi terkait peristiwa tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri