Suara.com - Tiga orang yang tergabung dalam Tim Merauke, mendapat tugas dalam upacara Penurunan Sang Saka Merah Putih di Istana Merdeka, Senin (17/8/2020).
Senin pagi, dalam upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI, tim yang bertugas menaikkan bendera adalah Tim SAbang.
Tiga orang TIm Merauke yang bertugas salah satunya adalah Muhammad Asri Maulana. Dia bertugas sebagai penggerek bendera.
Asri yang lahir di Kandangan, 16 Januari 2003 merupakan kelas XII dari SMAN 1 Kandangan Kalimantan Selatan.
Selain Asri, ada pula Sylvia Kartika Putri bertugas sebagai pembawa bendera.
Sylvia yang lahir di Pematang Siantar, 19 Agustus 2003 merupakan siswi kelas XII Mia 2 dari SMAS Kartika I-4 Pematang Siantar, Sumatera Utara.
Kemudian Sudrajat Prawijaya sebagai pembentang. Sudrajat lahir di Curug, 16 Juli 2003.
Ia merupakan Kelas XII IPA 3 dari SMAN 4 Renjang Lebon, Bengkulu.
Bertindak selaku Komandan Upacara yakni Kombes Pol Christ Reinhard Pusung. Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1997.
Baca Juga: Pernah Upacara 17 Agustus di Gunung Fuji, Ini Makna Merdeka Bagi Adinda
Pria kelahiran Manado, 21 Desember 1975 tersebut saat ini menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Wilayah Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.
Adapun Brigadir Jenderal TNI Syafruddin akan kembali bertindak sebagai Perwira Upacara sore ini.
Brigjen Syafruddin merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1989. Pria kelahiran Wajo, 3 Agustus 1964, saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Garnisun Tetap I Jakarta.
Berita Terkait
-
Pernah Upacara 17 Agustus di Gunung Fuji, Ini Makna Merdeka Bagi Adinda
-
30 Warga Ngepohsari Gelar Upacara 17 Agustus di Perut Bumi Sedalam 35 Meter
-
Kritikan Tengku Ini Bisa Bikin Penguasa Merah Kupingnya
-
Serunya Zaskia Adya Mecca Upacara 17an dan Lomba Bareng Keluarga di Jogja
-
Jokowi Pakai Baju Adat NTT saat Pimpin Upacara HUT ke-75 RI
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara