Suara.com - Seekor anjing yang membantu menyelesaikan 365 kasus, mati karena sakit dan mendapat upacara perpisahan secara militer dari Kepolisian Maharashtra, India.
Menyadur Gulf News, Selasa (18/8/2020), anjing bernama Rocky tersebut meninggal karena sakit lama tutur Menteri Dalam Negeri Maharashtra.
Rocky, membantu polisi 365 kasus di negara bagian Maharashtra meninggal dunia pada 16 Agustus dan mendapat upacara perpisahan dari sesama personel polisi.
Rocky merupakan bagian dari kepolisian di kota Beed.
"Pada jam 4 sore hari ini, Rocky, anjing pendamping dan kolega kita meninggal dunia karena sakit yang lama. Dia telah membantu menyelesaikan 365 kasus," ujar Beed Police di akun Twitternya.
"Kesatuan polisi kota Bee sangat sedih atas kematiannya. Sebuah penghargaan diberikan kepada anjing pemberani, " sambungnya.
Anil Deshmukh, Menteri Dalam Negeri Maharashtra juga ikut mengucapkan selamat tinggal kepada Rocky melalui akun Twitternya.
"Selamat tinggal Rocky! Seekor anjing bernama Rocky dari kepolisian Beed kami meninggal secara tragis kemarin karena sakit yang lama. Saya berdoa… agar jiwanya memiliki kedamaian abadi. Penghargaan yang setinggi-tingginya!" tulis Anil Deshmukh.
Dalam tweet lain, Deshmukh menulis: "Tim Polisi Maharashtra memainkan peran penting dalam hal ini. Anjing yang dilatih oleh Polisi Maharashtra telah bekerja untuk menyelamatkan ribuan nyawa. Sampai saat ini, Rocky telah berperan penting dalam mengungkap 365 kejahatan."
Baca Juga: Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Keluarga Klaim Lidahnya Dipotong
Deshmukh juga membagikan foto saat upacara perpisahan dan pemakaman Rocky yang dihadiri oleh petugas polisi.
Beberapa anjing polisi dilatih secara khusus untuk membantu polisi dan petugas penegak hukum lainnya untuk berbagai layanan seperti menggeledah narkoba dan bahan peledak, menemukan bukti, dan menemukan orang.
Menurut postingan Deshmukh, Rocky menangani serangan teroris, penjinakan bom, regu bom, penyelesaian kejahatan, dan tugas-tugas lainnya.
Di India, polisi menggunakan anjing Belgian Malinois untuk satuan tugas Unit K-9, Pasukan Keamanan Perbatasan dan Pasukan Polisi Cadangan Pusat menggunakan Rajapalayam sebagai anjing penjaga untuk mendukung Pasukan di perbatasan Kashmir.
Untuk keamanan regional, Polisi Delhi merekrut anjing lokal untuk dilatih demi tujuan keamanan. Polisi Bengal menggunakan Anjing Gembala Jerman, Labrador Retriever, dan anjing paria India dalam regu pelacak bomnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Siapa Sarah Mullally? Mantan Perawat yang Jadi Perempuan Pertama Pimpin Gereja Inggris
-
Bantah Sembunyi-sembunyi Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Begini Penjelasan KPK
-
Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini
-
Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total
-
AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump
-
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan
-
Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen