Suara.com - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Diskoperindag), Mairosa Lutfi Syarief meninggal dunia, seusai menghadiri upacara HUT RI ke 75, Senin (18/7/2020) kemarin.
Korban ditemukan sudah tak bernyawa di kamar mandi Kantor Sekertariatan Pemda Tanggamus.
Kadis P3A Pengendalian Penduduk dan KB, Edison, mengaku orang pertama yang menemukan jasad Mairosa. Saat ditemukan, korban masih menggunakan masker merah-putih.
Awalnya, Edison hendak ke kamar mandi namun terkunci dari dalam. Lalu meminta petugas kebersihan untuk melihat dari atap, dan melihat korban tergeletak.
Mereka kemudian membuka pintu kamar mandi, dan langsung melarikan korban ke RSUD Batin Mangunang Kota Agung. Dugaan sementara Mairosa terkena serangan jantung.
Pihak medis RSUD Kota Agung melakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan melakukan pemeriksaan swab.
”Almarhum ke kamar mandi usai upacara bareng saya seusai upacara. Setelah tabur bunga di makam pahlawan. Saya mau ke kamar mandi lagi, tapi pintunya terkunci. Digedor-gedor tidak ada respons. Akhirnya saya insiatif panggil petugas cleaning service untuk memanjat. Ketika dilihat ternyata di dalam ada Mairosa,” kata Edison seperti dikutip Suara.com dari Sinarlampung.com, Selasa (18/8/2020).
Edison sempat memeriksa tubuh Mairosa, ternyata sudah meninggal dunia.
"Saya berani mendekat dan membopong dia karena tahu, dia punya riwayat sakit jantung. Selama ini memang sering mengeluh jantung,” ujar Edison.
Baca Juga: Lirik Lagu 17 Agustus dan Maknanya
Sekretaris Dinas Kominfo Tanggamus Derius Putrawan mengatakan, informasi yang diterima menyebutkan, Mairosa terjatuh di kamar mandi dan meninggal dunia setelah mengikuti upacara di lapangan Pemkab Tanggamus.
“Jenazahnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang Kotaagung,” kata Derius.
Di RSUD Batin Mangunang Kotaagung sejumlah pejabat, Asisten Bidang Administrasi Jonsen Vanisa, Asisten Bidang Ekobang Sukisno, Kadis PPPA, Dalduk dan KB Edison, Staf Ahli Bupati Hery Heryadi dan sejumlah pejabat di lingkungan Disperindagkop UMKM.
Dokter UGD RS Batin Mangunang Kotaagung, Mirza mengatakan Mairosa tiba di rumah sakit dalam keadaan meninggal dunia. Dia menduga Mairosa terkena serangan jantung. Hal ini didasarkan pada keterangan para kolega almarhum yang mengantarkan ke rumah sakit.
"Kalau berdasarkan cerita rekan almarhum, sebelum tidak sadarkan diri almarhum mengalami Tremor atau getaran, lalu ada riwayat jantung juga. Jadi kemungkinan serangan jantung,” ujar Mirza.
Penanganan jenazah Mairosa dilakukan sesuai protokol kesehatan. Petugas medis yang membawa jenazah juga menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Mairosa lalu dibawa ke rumah duka Jalan Pangeran Antasari Gang Waru Badar Lampung untuk disemayamkan.
"Jenazah langsung dibawa kerumah duka. Tidak ada upacara pelepasan kedinasan sebab situasi sedang pandemi Covid 19. Almarhum meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak. Semoga almarhum husnul khatimah,” kata Asisten Bidang Administrasi Jonsen Vanisa.
Berita Terkait
-
Kontroversial! Mahasiswa Diskorsing Usai Rencanakan Diskusi 'Soeharto Bukan Pahlawan' di Kampus
-
Dibunuh di Toilet Masjid, Modus Keji Pelaku Sodomi Anak di Majalengka: Dibujuk Ini saat Main Sepeda!
-
Misteri Bocah Tewas di Toilet Masjid Majalengka Terkuak! Korban Ternyata Dicekik Pelaku Sodomi
-
Ada Luka di Kepala, Bocah di Majalengka yang Tewas di Toilet Masjid Korban Pembunuhan?
-
Kemeriahan Karnaval SD Muhammadiyah Belik: Tampilkan Kreativitas, Pakaian Adat, dan Profesi
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Jaksa Tepis Pledoi Nadiem: Kasus Chromebook Murni Hukum, Bukan Politik
-
Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG
-
Wamen Silmy Hingga Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi, DPR Singgung Komitmen Prabowo
-
Gugup Hadapi Vonis Korupsi K3, Eks Wamenaker Noel: Asam Lambung Saya Naik
-
Skandal Korupsi BGN Tak Halangi Jatah MBG untuk Lansia, Gus Ipul: Tetap Lanjut
-
DPR Sahkan Revisi UU PPSK, OJK Kini Awasi Bursa Karbon hingga Aset Kripto
-
Wamen Imigrasi Ditahan KPK, Menteri Agus Andrianto Langsung Nonaktifkan Anak Buah
-
Pleidoi Anggota BAIS: Siram Air Keras Itu Spontan, Tak Ada Niat Bikin Andrie Yunus Luka Berat
-
Saiful Mujani Sambangi Polda Metro Siap Klarifikasi Tuduhan Makar: Bukti di Kepala!
-
Saiful Mujani 'Dikawal' Tokoh Nasional ke Polda Metro Jaya, Todung Mulya Lubis: Ini Kasus Absurd!