Suara.com - Seorang wanita bernama Tuti di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan tiba-tiba membuka celana sambil teriak-teriak saat dikepung polisi.
Kejadian itu bermula saat anggota Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Musi Rawas tengah mengepung wanita berusia 28 tahun itu di rumahnya yang berada di Desa Taba Tengah, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas pada Senin (17/8/2020) malam.
Ketika petugas mengepung dan hendak menangkapnya, Tuti malah berusaha mencoba menghilangkan barang bukti narkoba yang tersimpan di dalam kantong celananya.
Lantas, Tuti sengaja membuka celana sambil berteriak-teriak.
Aksinya tersebut sengaja dilakukan untuk mengundang warga sekitar datang ke rumahnya dan seolah-olah ia hendak diperkosa.
Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy membenarkan hal tersebut.
Namun, petugas Polwan yang ikut dalam penggerebekan tersebut berhasil masuk dan mengamankan pelaku.
Kini tersangka Tuti telah diamankan di Mapolres Musi Rawas guna penyidikan lebih lanjut oleh petugas.
“Tersangka penyalahgunaan narkoba sudah kita amankan berikut barang bukti saat penggerebekan di rumahnya,” ujarnya melalui pesan singkat pada Selasa (18/8/2020).
Baca Juga: Patungan Beli Narkoba Online, Dua Pemuda di Semarang Diciduk Polisi
Pihaknya pun mengamankan barang bukti berupa satu plastik klip berisikan kristal putih yang diduga narkoba jenis sabu seberat 1,15 gram.
Kemudian, petugas juga mengamankan satu bungkus plastik klip yang berisikan tiga butir pil ekstasi bewarna biru muda berlogo Marvel.
“Barang bukti itu semua kita amankan dari celana jeans yang dipakai tersangka,” tuturnya.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat