Suara.com - Sanjoto bukan orang sembarangan pada zamannya. Dia pernah menjadi pengawal Presiden Soekarno, Jenderal Soedirman, kemudian Jenderal Ahmad Yani, lalu Jenderal Gatot Soebroto.
Di hadapan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengunjungi rumahnya di Kota Semarang, Sanjoto menceritakan pengalamannya ketika menjadi pengawal tokoh-tokoh penting di negeri ini.
Berkat jasa-jasanya, Sanjoto pernah mendapatkan anugera bintang jasa tertinggi dan bintang gerilya. Bintang kehormatan tersebut dia tunjukkan ketika berdialog dengan Ganjar.
Berpuluh-puluh tahun kemudian, ketika keadaan negeri berubah seiring perkembangan zaman, setelah Sunyoto tak lagi dinas, Sanjoto yang kini usianya 90 tahun justru berjuang untuk mendapatkan hak kepemilikan rumah.
Ketika ditanya Ganjar mengenai status kepemilikan rumah, Sanjoto mengatakan "Katanya aset pemkot."
Ganjar langsung meminta staf yang ikut mendengarkan cerita Sanjoto untuk membantu mengumpulkan data tentang status rumah.
"Nanti saya juga tak matur sama Pak Hendi (wali kota), kalau memang dulu cita-citanya rumah ini mau dihibahkan, ini momentum yang baik," kata Ganjar.
Rumah yang ditempati Sanjoto sejak 1969 itu, sekarang keadaannya memprihatinkan. Menurut Sanjoto, kalau musim hujan, wuwungnya selalu bocor.
Ganjar mengatakan akan membantu memperbaiki rumah itu.
Baca Juga: Guruh Soekarno Putra Didapuk Jadi Juri Byarr Indonesia
Kunjungan Ganjar ke rumah Sanjoto diabadikan melalui video yang kemudian diunggah ke akun Twitter @ganjarpranowo.
"Beliau pak kapten (purn) AD Sunjoto seorang veteran yg pernah mengantar Jenderal Sudirman. pernah juga mendapat tugas dari Jendral A Yani saat tugas di Tegal. Usia beliau tahun ini 90 tahun. Lihat semangatnya! hebat ya?" tulis Ganjar di akun Twitter.
Berita Terkait
-
Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol
-
Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari
-
Membongkar Ambisi Nuklir di Balik Retorika Soekarno
-
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon
-
Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?
-
3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka
-
Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing
-
Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul
-
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz
-
Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik
-
Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa