Suara.com - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mempertanyakan pengetahuan yang dimiliki Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. Hal ini terkait pernyataan Nadiem yang mengaku baru mengetahui kalau pasokan listrik dan internet belum merata di Indonesia.
HNW mengatakan masalah listrik dan internet yang belum terjangkau di seluruh daerah itu bukan hal asing bagi masyarakat. Sehingga sangat membingungkan ketika Nadiem tidak mengetahuinya.
"Bahkan banyak orang sangat kaget ketika dia mengatakan baru tau ternyata banyak daerah belum terjangkau internet, kemana saja?," kata HNW dalam diskusi virtual, Kamis (20/8/2020).
Politikus PKS itu menuturkan, Nadiem semestinya bisa melakukan terobosan ketika melihat internet bahkan listrik belum merata di daerah. Apalagi saat ini ada kebijakan pembelajaran jarak jauh karena pandemi virus Corona (Covid-19).
Para siswa harus belajar dengan mengandalkan internet dan ponsel pintarnya.
"Harusnya dia membuat terobosan. Bahkan kemudian sekarang banyak sekali kita sangat sedih ya kalau melihat tayangan di TV dan berita-berita media sosial bagaimana anak-anak itu harus sampai ada yang naik gunung," ujarnya.
"Kita akan menyampaikan jangan sampai indonesia ini sudah terkena darurat kesehatan akan juga terkena darurat pendidikan."
Berita Terkait
-
Kisah Pembajak Sawah di Tuban Banting Tulang Demi Beli Paket Internet Anak
-
Buntut Kasus UKT UNNES, Mendikbud Nadiem Mangkir dari Panggilan Komnas HAM
-
Dipanggil Komnas HAM, Mendikbud Nadiem Makarim Mangkir
-
Warkop Ini Kasih Wifi Gratis untuk Belajar Online
-
Survei: Pengguna Internet di Asia Tenggara Merasa Aman Selama Pandemi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT