Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan menaikkan tunjangan kinerja prajurit Tentara Nasional Indonesia menjadi 80 persen mulai 2021.
Pada tahun itu, rencananya Kementerian Pertahan mendapatkan alokasi anggaran dengan total senilai Rp136,9 triliun.
Rencana Prabowo untuk memenuhi janji menaikkan tunjangan kinerja prajurit dipuji oleh anggota DPR dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade melalui akun Twitter @andre_rosiade
"Mantap pak @prabowo. Teruslah bekerja karena rakyat butuh aksi nyata," kata anggota DPR dari daerah pemilihan Sumatera Barat 1.
Kabar gembira tersebut juga menjadi pembahasan netizen. Umumnya, mereka menyampaikan apresiasi tetrhadap kebijakan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertahanan di bawah Prabowo Subianto.
Netizen bersyukur kenaikan tunjangan kinerja prajuti naik sebentar lagi. "Naik 80 % apalagi Pagu Anggaran TA 2021 sudah tersedia. Ini diketahui dari Buku III Himpunan Rencana Kerja dan anggaran kementerian/Lembaga (RKA/KL) TA 2021. Terimah kasih Pak Jokowi dan Bapak @prabowo!" Lanjutkan !!!!" kata netizen.
Sebagian netizen lagi mengatakan harapannya kepada Prabowo supaya dia tetap menjadi menteri setelah nanti Jokowi tak lagi menjabat presiden.
"Luar biasa pak @prabowo sebagai seorang menteri. Semoga bapak sehat dan selamanya jadi menteri yang baik. Kami berharap setelah @jokowi habis masa jabatannya, bapak Prabowo tetap menjadi menteri," kata seorang netizen.
Sebagian netizen, bahkan memanas-manasi agar Prabowo Subianto maju lagi ke bursa pemilihan presiden 2024. Dia mengatakan siap untuh memberikan hak pilih kepada pendiri Partai Gerindra yang juga mantan komandan Kopassus berpangkat letnan jenderal itu.
Baca Juga: Mengenal Sosok Prajurit Perempuan RI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon
"Nah gitu kan bagus, ndak musti nunggu jadi presiden untuk berbuat untuk negara... pemilu akan datang, suara saya buat pak @prabowo ... itupun kalau bisa menjauhkan diri dari kadrun ya," katanya.
Didukung nyapres lagi
Maaf, tulisan ini lebih membahas politiknya ketimbang soal rencana kenaikan tunjangan kinerja prajurit TNI tadi.
Dalam Kongres Luar Biasa Partai Gerindra yang berlangsung di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020), seluruh pengurus daerah Partai Gerindra bersepakat mendukung Prabowo menjadi calon presiden pada pemilu 2024.
Tetapi, kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani ketika itu, Prabowo tidak langsung memberikan jawaban.
"Pak Prabowo tadi di hadapan KLB mengatakan bahwa tentang hal tersebut akan diputuskan satu tahun atau satu setengah tahun pemilihan presiden," kata Muzani. Alasan Prabowo, sekarang ingin fokus menata kelembagaan Partai Gerindra serta kerja-kerja politiknya.
Berita Terkait
-
Seskab Teddy: Sekolah Rakyat Bentuk Keprihatinan Prabowo
-
Presiden Prabowo Ingin Perbanyak Jumlah Konser K-Pop di Indonesia
-
ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!
-
Janji Prabowo Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia Usai Temui Carmen H2H di Seoul
-
Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga