Suara.com - Beberapa waktu yang lalu, tim relawan Bravo 5 berkunjung ke Adonara, Flores, NTT. Bravo 5 merupakan tim yang dulu dibentuk, antara lain oleh Fachrul Razi (sebelum diangkat jadi menteri agama) untuk memenangkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, setelah itu menggolkan Jokowi-Ma'ruf Amin, itu.
Di Adonara, tim tersebut antara lain bertemu dengan Ustaz Gondrong.
Anggota Bravo 5, Ruhut Sitompul, mengunggah video pertemuan dengan Ustaz Gondrong ke timeline Twitter @ruhutsitompul, hari ini. Dalam video itu, Ustaz Gondrong yang duduk di antara anggota tim Bravo 5 menyapa Fachrul Razi.
"Saya Ustaz Gondrong dari Ende, Kota Bumi Pancasila, menyampaikan salam hormat kepada Bapak Menteri Agama," kata dia.
Sebelum memuji-muji Bravo 5, Ustaz Gondrong terlebih dahulu menyebut satu persatu anggota tim yang bertemu dengannya.
"Terimakasih tim Bravo 5 dipimpon oleh Bapak Mayor Jenderal (Heriyono), Abang Polrak Raja minyak Medan (Ruhut Sitompul), Pak Bambang, dan putra Flores, putra Adonara, Pak Deni, dan teman-teman semua, terimakasih pak menteri sudah kirim orang yang tepat, Bravo 5 sedikit bicara banyak bekerja, cepat, tepat, senyap, sukses selalu untuk Bravo 5," kata Ustaz Gondrong.
Di bagian akhir video yang diposting di akun Twitter Ruhut Sitompul, Ustaz Gondrong menyampaikan harapannya kepada Fachrul Razi yaitu agar memperhatikan Adonara, terutama pondok pesantren yang dipimpinnya.
"Saya selaku pemimpin pondok pesantren panti asuhan nitip salam sedikit pak menteri, saya punya pondok pesantren pak menteri selama ini belum ada bantuan," katanya.
Sayangnya dalam video tersebut tidak menjelaskan isu apa yang dibahas dalam agenda pertemuan tokoh-tokoh tersebut di Pulau Adonara. Di timeline Twitter, Ruhut Sitompul hanya menyampaikan apresiasi pada segala upaya untuk memasyarakatkan ideologi Pancasila.
Baca Juga: Profil Ruhut Sitompul Terlengkap
"Terima kasih Ustadz Gondrong sahabatku yang budiman didampingi Bendahara Umum DPP Pejuang Bravo Lima May Jend Pur TNI AD Bpk Heriyono, Sukses terusssssss memasyarakatkan ideologi Pancasila," kata Ruhut Sitompul.
Berita Terkait
-
Ruhut Sitompul Sentil Pelapor Pandji Pragiwaksono: Gagal Total dan Bikin Malu
-
Apa Jabatan Terakhir Fachrul Razi Sebelum Jadi Wakil Panglima TNI?
-
Presiden Prabowo akan Umumkan Nama Wakil Panglima Tinggi TNI Minggu Ini! Apa Tugas dan Wewenangnya?
-
Mantan Wakil Panglima TNI: Jika Terjadi Sesuatu ke Prabowo, Kita Dipimpin Tamatan SMP
-
Surat Forum Purnawirawan soal Pemakzulan Gibran Belum Ada di Mejanya, Puan: Kita Akan Proses Nanti
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK