Suara.com - Sebuah akun Facebook bernama Muhammad Putra pada Selasa (18/8/2020) mengabarkan bahwa jalan layang Tol Cikampek (Japek Layang) menjadi bergelombang karena digunakan untuk uji coba Esemka ribuan unit.
Dalam unggahan tersebut, Muhammad Putra juga menyertakan link berita dari merdeka.com yang berjudul "Tol Layang Jakarta Cikampek Bergelombang, Buat Boros BBM Kendaraan".
Adapun narasi yang diunggah oleh akun Facebook tersebut adalah sebagai berikut:
"GARA-GARA DIGUNAKAN UNTUK UJI COBA ESEMKA RIBUAT UNIT. JALAN LAYANG TOL CIKAMPEK JADI BERGELOMBANG"
Unggahan tersebut mendapatkan 51 komentar.
Lantas benarkah jalan layang Tol Cikampek (Japek Layang) bergelombang karena digunakan untuk uji coba Esemka ribuan unit?
Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id - jaringan suara.com, klaim yang menyebutkan bahwa jalan layang Tol Cikampek bergelombang gara-gara digunakan untuk uji coba Esemka ribuat unit adalah klaim yang salah.
Artikel merdeka.com yang ikut diunggah oleh Muhammad Putra tidak memuat informasi tersebut. Artikel berjudul "Tol Layang Jakarta Cikampek Bergelombang, Buat Boros BBM Kendaraan" yang terbit pada Selasa (31/12/2020) ini memuat informasi tentang penilaian Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin.
Dalam artikel tersebut, Ahmad Safrudin memberikan pernyataan bahwa jalan bergelombang di Tol Layang Jakarta-Cikampek mengakibatkan pemborosan bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan yang melaluinya. Sebab, tarikan gas kendaraan menjadi lebih sering.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Sri Mulyani Berjilbab sebagai Kode Pilkada Sudah Dekat?
Selain itu, tidak terdapat berita yang menginformasikan adanya uji coba ribuan unit mobil Esemka di jalan Tol Jakarta-Cikampek, sehingga tidak ada keterkaitan antara jalan Tok Jakarta-Cikampek yang bergelombang tersebut dengan uji coba mobil Esemka.
Direktur Operasional PT Waskita Karya (Persero) Bambang Rianto selaku salah satu kontraktor jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated atau Japek pun pernah membeberkan alasan kontruksi jalan tol baru ini bergelombang.
Menurut Bambang, japek layang tersebut bergelombang karena banyaknya proyek di sekeliling jembatan, mulai dari jembatan penyeberangan orang (JPO) hingga simpang susun.
Dengan demikian, Jalan Layang Tol Jakarta-Cikampek yang bergelombang bukan disebabkan oleh adanya uji coba ribuan unit mobil Esemka, melainkan ada proyek lain yang mengharuskan kontruksi jalan tersebut dibuat bergelombang.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan bahwa jalan layang tol Cikampek bergelombang gara-gara digunakan untuk uji coba Esemka ribuan unit adalah tidak benar adanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi