Suara.com - Peristiwa terbakarnya Gedung Kejaksaan Agung menuai sorotan, salah satunya dari Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu. Dia berharap agar barang bukti kasus-kasus besar aman.
Melalui akun Twitter pribadinya pada Minggu (23/8/2020), M. Said Didu mengutarakan harapannya tersebut.
"Semoga ini bukan pengumuman bahwa barang bukti kasus besar seperti Jiwasraya, Joko Candra, dll sudah hilang - Artinya sudah 'aman'", tulisnya.
Terbakarnya Gedung Kejaksaan Agung ini memang menimbulkan segudang pertanyaan. Salah satunya soal nasib berkas-berkas penting yang sedang diperkarakan.
Sejumlah warganet tampak memiliki harapan yang sama. Mereka berharap agar tidak ada satu berkas vital pun yang ikut terlahap oleh si jago merah.
Sampai tulisan ini dibuat, unggahan Said Didu tersebut sudah di-retweets lebih dari 100 kali dan disukai oleh lebih dari 300 akun pengguna Twitter.
Tidak hanya itu, unggahan Said Didu tersebut pun dibajiri sejumlah komentar.
Sejumlah warganet tampak mengangkat kembali informasi yang menyatakan bahwa berkas-berkas penting tersebut aman.
"Yang harus kita ingat, pernyataan Jaksa Agung kemarin malam pas live di lokasi kejadian bahwa berkas perkara tidak ada di gedung yang terbakar. Berarti berkas perkara aman. Kita harus kontrol," timpal salah seorang warganet.
Kebakaran sendiri melanda Gedung Utama Kejaksaan Agung RI pada Sabtu (22/8/2020) malam. Menurut laporan yang ada, berkas-berkas korupsi aman dari kobaran api.
Kejagung Terbakar, Bekas Kasus Korupsi Selamat dari Kobaran Api
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Hari Setiyono mengatakan tidak ada berkas perkara korupsi terbakar saat Gedung Kejaksaan Agung terbakar, Sabtu (23/8/2020) malam kemarin.
Gedung utama yang menjadi lokasi kebakaran di Kejagung tidak menyimpan berkas terkait dengan penanganan perkara. Mulai perkara tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus termasuk korupsi di dalamnya.
"Sehingga terhadap berkas perkara yang terkait dengan tindak pidana korupsi 100 persen aman, tidak ada masalah," kata Hari di depan gedung Kejagung, Minggu (23/8/2020).
TidaK ada ruang penyimpanan berkas di 6 lantai yang terdampak kebakaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Sungai Cisadane 'Darurat' Pestisida, BRIN Terjunkan Tim Usut Pencemaran Sepanjang 22,5 KM
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Nekat! Maling Beraksi di Ruang Rapat Hotel Mewah Jakarta Pusat, Laptop dan Ponsel Raib
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru