Suara.com - Tingkat positif atau positivity rate corona dibandingkan jumlah tes mencapai angka 10 persen dalam satu pekan terakhir. Artinya, 10 persen dari orang yang mengikuti swab test di Jakarta dinyatakan positif corona.
Menanggapi hal ini, Ketua Komisi A DPRD Jakarta Mujiyono meminta agar Gubernur Anies Baswedan segera mengambil tindakan. Salah satunya dengan segera memberlakukan sanksi progresif.
"Sebaiknya soal denda progresif agar secepatnya diberlakukan," ujar Mujiyono saat dihubungi, Selasa (25/8/2020).
Sanksi progresif sendiri sudah tertuang dalam Peraturan Gubernur nomor 79 tahun 2020. Kendati demikian aturan ini belum diterapkan karena aplikasi untuk mendata pelanggaran masyarakat belum rampung.
Mujiyono lantas menyayangkan hal ini. Menurutnya aturan ini harus segera diberlakukan ketika Pergub terbit 19 Agustus lalu.
"Aplikasinya belum jadi. Kata kadiskominfotik itu bikinnya 7-10 hari setelah Pergub ditandatangan. Jadi kemarin makanya saya protes sebaiknya setelah Pergub diberlakukan sesegara mungkin," jelasnya.
Menurutnya angka positivity rate yang sudah dua kali lipat dari standar organisasi kesehatan dunia (WHO) ini jangan dianggap remeh. Sanksi progresif dinilainya diperlukan agar memberikan efek jera bagi masyarakat yang kerap melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Positivity rate makin tinggi ini kan bukan suatu yang bisa dianggap enteng jadi harus diperhatikan benar tuh. Kalau perlu sekitar semacam gini dikasih shock therapi terutama yang melanggar-melanggar itu," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, jumlah pasien positif terjangkit virus corona Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Pada data Senin (24/8/2020) jumlah penambahannya kembali mencatat rekor lagi.
Baca Juga: Jokowi: Meski Dilanda Covid-19, Pembangunan Infrastruktur Jalan Terus
Jumlah kasus harian corona di DKI paling tinggi selama ini berjumlah 658 orang pada 7 Agustus lalu. Sementara hari ini, ada lagi 659 kasus corona baru di ibu kota.
Dengan demikian, total akumulasi seluruh pasien positif berjumlah 34.295 orang. Jumlah pasien ini tersebar dari seluruh wilayah ibu kota.
Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.
Berdasarkan laman tersebut, 25.463 orang dinyatakan sudah sembuh. DKI juga mencatat rekor pasien sembuh paling banyak dalam satu hari sejak Minggu (23/8/2020) dengan 1.896 pulih dari virus ini.
Sementara, 1.112 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Pasien wafat bertambah lima orang sejak kemarin.
Selain itu, pasien yang menjalani perawatan dirumah sakit berjumlah 2.630 orang. Lalu orang yang menjalani isolasi mandiri saat ini totalnya adalah 5.090 orang.
Berita Terkait
-
200 Karyawan Positif Corona, PT LG Elektronik di MM2100 Bekasi Ditutup!
-
200 Karyawan LG Elektronik di MM2100 Bekasi Positif Corona
-
Gejala Apa yang Dialami 110 Relawan usai 2 Pekan Disuntik Vaksin Covid-19?
-
Tanpa Gejala, 27 Polisi di Kota Pariaman Positif Covid-19
-
Anies Sempat Rapat Bareng Kadis Positif Corona, Ini Penjelasan Pemprov DKI
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan