Suara.com - Kecelakaan maut kembali terjadi. Kali ini korbannya dua orang remaja Faqih Khaira Gifari yang berboncengan dengan Husnul M. Keduanya tewas di Jalan Raya Takari, tepatnya di Kampung Kakulu, Desa Sukalaba, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang.
Faqih dan Husnul merupakan pelajar, warga Desa Kadubeureum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.
Peristiwa yang terjadi Rabu (26/8/2020) sore itu bermula ketika sepeda motor Supra X 125 plat A 3571 LY yang dikendarai Faqih yang membonceng Husnul melintas dengan kecepatan tinggi dari arah Mancak menuju Gunungsari.
Tiba di tempat kejadian mengambil jalur kanan melewati kendaraan Mitsubishi L300 box dengan nomor polisi B 9381 UCR yang sedang berhenti di sebelah kiri jalan.
“Secara bersamaan dari arah berlawanan datang kendaraan Mitsubishi truck coltdiesel A 9644 B yang dikemudikan oleh Aceng,” kata Kasatlantas Polres Serang Kota AKP Gesit Febriatmoko dalam laporan Bantenews -- media jaringan Suara.com, Kamis (27/8/2020).
Akibatnya, pengendara motor langsung melakukan pengereman mendadak sehingga sepeda motor terjatuh ke kiri jalan dan menabrak bagian samping kanan kendaran Mitsubishi L300. Sedangkan pengendara dan yang dibonceng terpental ke tengah badan jalan lalu tertabrak dan terlindas oleh kendaraan Mitsubishi truck coltdiesel tersebut.
Akibat kejadian iti pengendara Honda Supra X 125 dan yang dibonceng mengalami luka berat kemudian meninggal dunia di lokasi. Jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Serang.
Gesit berpesan agar warga selalu berhati-hati dalam berkendara. Mengukur kecepatan kendaraan dan memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan. Selalu menyalakan lampu sein kanan ketika mendahului kendaraan yang berada di depan.
“Selalu berhati-hati dan berkonsentrasi dalam berkendara,” kata Gesit.
Baca Juga: Restoran Pinggir Jalan Jual Jasa Seks 5 Cewek, Sekali 'Keluar' Rp 300 Ribu
Berita Terkait
-
Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar Indonesia - Malaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar
-
Kalau Dunia Terasa Jahat, Tolong Jangan Balas ke Orang yang Gak Salah
-
Tragedi Sepatu Kekecilan di Samarinda: Tamparan Keras untuk Sistem Pendidikan Kita
-
Mitsubishi Fuso Kenalkan Skema Sewa eCanter untuk Dukung Logistik Ramah Lingkungan
-
Menghentikan Lingkaran Geng Pelajar: Tanggung Jawab yang Tak Bisa Ditunda
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat