Suara.com - Aksi brutal penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu (29/8/2020) sempat terekam kamera pengawas atau CCTV. Dari rekamannya terlihat sejumlah pria memegang benda keras dan senjata api untuk merusak kendaraan yang terparkir.
Potongan video CCTV itu beredar di beberapa grup pesan instan WhatsApp dan juga diunggah oleh pemilik akun Instagram @cetul22.
Dalam video yang berdurasi 1 menit 47 detik itu terlihat beberapa pria merangsek masuk ke halaman parkir Polsek Ciracas.
Mereka terlihat menyebar dan mulai merusak satu unit kendaraan dengan menggunakan benda keras seperti balok kayu panjang.
Bus dinas polisi juga turut dirusak. Bahkan para pemuda tersebut tampak kompak hendak menggulingkan bus meski upayanya gagal.
Bukan hanya benda-benda keras yang dibawa, salah satu pria bercelana pendek tampak mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya ke satu sudut. Namun tidak terekam dalam CCTV ke mana senjata api itu diarahkan.
Dari video tidak terlihat perlawanan dari anggota polisi yang bertugas di Mapolsek Ciracas karena tampak gerombolan pemuda itu hanya sibuk merusak fasilitas yang ada.
Sebelumnya, gerombolan massa itu sempat melakukan serangan kepada masyarakat sipil dan gerobak di sepanjang Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur.
Setelah itu, mereka pun menyerang Mapolsek Ciracas dengan memecahkan kaca, merubuhkan pagar, hingga membakar beberapa kendaraan yang terparkir.
Baca Juga: Ini Detik-detik Penyerangan Brutal di Mapolsek Ciracas yang Terekam CCTV
Dandim 0505/JT Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto menjelaskan kronologi serangan brutal ratusan orang di sepanjang Jalan Raya Bogor dan diakhiri dengan perusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur yang terjadi pada Sabtu (29/8/2020).
Ia menyebut penyebabnya karena provokasi yang timbul dalam insiden kecelakaan anggota Ditkumad, Prada Ilham.
Prada Ilham mengalami kecelakaan tunggal di simpang lampu merah Jalan Lapangan Tembak Cibubur pada Kamis (27/8/2020) malam. Namun insiden itu justru tersiar dengan isu yang memprovokasi.
"Namun isu yang berkembang dari oknum yang tidak bertanggung jawab, kejadian tersebut dikarenakan pengeroyokan sehingga memprovokasi," kata Rahyanto dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com, Sabtu.
Karena isu provokasi itu, kurang lebih 100 orang tersulut emosinya dan mulai melakukan perusakan sejumlah gerobak di sepanjang Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur. Mereka juga turut merusak Polsek Ciracas dan membakar sejumlah mobil.
"Menimbulkan lebih kurang 100 orang terprovokasi yang menyebabkan kerugian perusakan gerobak di jalan dan Alfamart hingga pembakaran di Polsek Ciracas," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
Terkini
-
Tiffany & Co Plaza Senayan Disegel! Kilau Perhiasan Kini Tertutup Kertas
-
Whoosh Sesuaikan Jadwal 22 Hari Mulai 19 Februari, Listrik Malam Dimatikan
-
8 Fakta Usai Jokowi Jalani Pemeriksaan di Mapolresta Solo Terkait Kasus Ijazah Palsu
-
Buntut Saling Sindir Purbaya-Trenggono, Analis Ingatkan Persepsi Publik Kabinet Tak Kompak
-
Demokrat Dukung Langkah 'Bersih-Bersih' Prabowo, Herman Khaeron: Pejabat Kotor Hambat Ekonomi
-
Bawa Nasi Tumpeng, Warga Pati Syukuran di KPK Usai Sudewo Ditahan
-
Giliran Ojol Jadi Korban Jalan Berlubang di Grogol, Pramono Anung Hingga Bina Marga Minta Maaf
-
Teguran Keras Jaksa Agung: Stop Euforia Mewah di Ulang Tahun Badan Pemulihan Aset Kejaksaan!
-
KCIC Gandeng Trip.com, Tiket Whoosh Kini Bisa Dipesan Secara Global
-
Pilot-Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Papua, KSAD Jenderal Maruli Tunggu Perintah Mabes TNI