Suara.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mengklaim telah menyiapkan sebanyak 2.900 kamar hotel untuk Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang, meski penetapan resmi sebagai salah satu tuan rumah pertandingan itu belum diumumkan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Provinsi Sumsel Aufa Syahrizal mengatakan pemerintah provinsi setempat berkomitmen terkait kesiapan akomodasi bagi atlet, official hingga suporter jika nanti Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia U-20 tersebut.
“Kita sudah mulai merancang untuk itu. Kita juga sudah menghubungi dan bekerja sama dengan semua hotel di Kota Palembang,” ujar dia pada Sabtu (29/8/2020).
Dirinya membeberkan ada 2.900 kamar hotel yang nantinya akan disiapkan untuk menunjang akomodasi para pendatang ke kota pempek ini.
Bahkan, kata dia, FIFA yang merupakan induk dari sepak bola dunia itu telah menghubungi enam hotel enam hotel berbintang untuk menjadi tempat khusus menginap para pemain bola dunia yang bakal bertanding.
“Ada enam itu (hotel berbintang). Mulai dari Hotel Aryaduta, Novotel, Beston, Excelton, Aston, dan Wyndam. FIFA langsung yang menghubungi hotel-hotel itu,” tambah dia.
Pihaknya pun menyebut bagi suporter, panitia hingga para awak media yang akan meliput juga akan dijamin. Pasalnya, mereka bisa menginap di Wisma Atlet yang berada di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Kota Palembang.
“Itu (Wisma Atlet) cukup dekat dengan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Jadi cukup strategis. Ya, intinya kita optimistis dan siap,” ungkap dia.
Sebelumnya pada 27-28 Agustus 2020, Tim Teknik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah melakukan peninjauan ke Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring atau GSJ.
Baca Juga: Sidak Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Ini Catatan PSSI
GSJ sendiri merupakan stadion terakhir kunjungannya setelah sebelumnya berkelilin ke stadion lainnya di Pulau Jawa.
Mulai dari Gelora Bung Karno di Jakarta, Si Jalak Harupat di Bandung, Manahan Solo, Bung Tomo Surabaya, dan I Wayan Dipta Bali.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi