Suara.com - Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melakukan inspeksi mendadak atau sidak untuk melihat perbaikan hingga persiapan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada Kamis (27/8/2020).
Ketua Tim Teknik PSSI Dessy Arfianto menyebut kedatangannya untuk melihat sejauh mana kesiapan stadion kebanggaan ‘wong kito’ yang terletak di kawasan Komplek Jakabaring Sport City (JSC), Kota Palembang.
“Kita mau cek, mau lihat secara teknis kesiapan stadion yang menjadi salah satu calon tempat pertandingan dalam Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang,” ujar dia pada Kamis (27/8/2020).
Sebelum meninjau ke Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, pihaknya pun telah mengunjungi stadion lainnya di sejumlah kota. Mulai dari Jakarta, Bandung, Solo, dan Bali.
“Kunjungan itu semua untuk memastikan kesiapan stadion. Sebab, kita (PSSI) merupakan perpanjangan tangan dari FIFA,” kata dia.
Dari hasil peninjauan tersebut, pihaknya menyebut masih banyak catatan untuk Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, khususnya terkait teknis-nya.
“Ya, banyak catatan kita. Tapi, ini ibarat kata kita beri catatan karena ini posisinya memang belum 100 persen diperbaiki semuanya,” ucap dia.
Dirinya mencontohkan salah satunya seperti gawang, lapangan sepak bola, ruang ganti pakaian pemain, dan masih banyak lainnya.
“Misal gawang, proses perbaikannya akan kita bantu untuk mengarahkannya sesuai standar FIFA. Kan terkadang gawang turun, posisinya bergeser akibat struktur tanah. Ini harus dibenahi,” jelasnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Diklaim Tak akan Sembarang Comot Pemain Naturalisasi
Dikatakan dia, intinya semuanya menjadi fokus dari PSSI. Namun, kali ini pihaknya fokus terkait teknis-nya saja, belum ke yang lainnya.
“Kalau hasilnya tak sesuai harus disesuaikan dan kita siap bantu mengarahkannya, tapi kalau sudah OK, ya tak perlu diubah lagi. Semua progres tiap stadion yang kita tinjau juga langsung kita laporkan ke FIFA,” ungkap dia.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Perkim Provinsi Sumsel Basyaruddin Ahmad menambahkan terkait renovasi stadion ditarget selesai pada Desember 2020 mendatang.
Menurut dia, ada 16 poin dari PSSI dan FIFA yang harus diperbaiki sebagai syarat mutlak menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Di antaranya yakni renovasi yang tengah dilakukan saat ini adalah rumput stadion.
“Kita lakukan pemupukan, penyiraman, dan pemotongan secara rutin agar kualitas rumput membaik. Dalam hal ini, kita menggandeng konsultan Gelora Bung Karno. Sejauh ini baru 60 persen pengerjaan rumput,” jelasnya.
Dia menambahkan, untuk renovasi lapangan pendamping yang rencananya digunakan oleh empat negara, pihaknya bersama Kementerian PUPR menyiapkan empat lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar