Suara.com - Analis politik dan ekonomi Rustam Ibrahim meminta masyarakat jangan ada yang terprovokasi jika tiba-tiba muncul isu halal haram vaksin Covid-19 buatan China.
Menurut Rustam, negara-negara Islam, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bangladesh justru sedang uji coba fase tiga vaksin buatan China kepada rakyatnya.
"UEA uji coba buatan Sinopharm. Arab Saudi buatan CanSino & Bangladesh vaksin Sinovac," kata Rustam melalui akun Twitter @RustamIbrahim.
Permintaan Rustam Ibrahim agar publik tidak terprovokasi isu halal haram karena sudah ada yang bertanya-tanya mengenai bagaimana jika vaksin Sinovac (perusahaan asal China yang membuat vaksin) yang kini sedang diujicobakan di Indonesia tidak mendapatkan sertifikat halal dari lembaga Majelis Ulama Indonesia?
Rustam Ibrahim yakin MUI akan memberikan sertifikasi halal. "Seandainya tidak, sebagai orang awam, saya akan ikuti al-Quran saja seperti tercantum surat al-Baqarah ayat 173. Dalam keadaan pandemi, rakyat sangat membutuhkan," katanya.
Beberapa waktu yang lalu, Menteri BUMN Erick Thohir diutus Presiden Joko Widodo untuk pergi ke Uni Emirat Arab dan Cina untuk memastikan Indonesia bisa mendapatkan vaksin Covid-19 dalam bentuk bahan baku atau yang sudah jadi.
Di tengah negara-negara di dunia berebut vaksin untuk membuat keadaan kembali menjadi normal, Jokowi memastikan Indonesia kebagian.
Rustam juga membahas tentang isu kesepakatan yang dibuat Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan Uni Eropa untuk mengamankan berjuta-juta dosis vaksin Covid-19 untuk warganya.
"Jika ini terjadi, vaksin tersedia tidak akan mencukupi kebutuhan negara lain, terutama 6 hingga 9 bulan pertama 2021," kata Rustam.
Baca Juga: Staf RSUD Balaraja Terpapar Covid-19, Statusnya Tanpa Gejala
Menyangkut hal itu, menurut Rustam keputusan pemerintah Indonesia membeli, meracik, dan memproduksi vaksin buatan Cina sudah sangat tepat demi mengamankan kebutuhan mendesak Indonesia akan vaksin virus corona.
"Semoga uji-cobanya berhasil dan segera bisa diproduksi awal 2021," kata dia.
Baru-baru ini, Presiden Jokowi menyatakan optimistis setelah masyarakat Indonesia divaksin, perekonomian kembali normal.
"Tapi nanti, insya Allah kalau sudah pada kondisi dimana yang namanya vaksin itu sudah diproduksi dan sudah mulai disuntikan kepada masyarakat semuanya itu kita akan berada kembali pada posisi normal," ujar Jokowi ketika memberikan bantuan presiden produktif kepada pelaku UMKM di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Jumat (28/8/2020).
Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah berkunjung ke Uni Emirat Arab dan Cina untuk memastikan Indonesia kebagian vaksin dan bahan baku vaksin.
"Ini rebutan semua negara 215 negara rebutan vaksin semuanya untuk bisa kembali ke normal," kata Jokowi.
Jokowi optimistis pada Januari 2021, masyarakat Indonesia sudah mulai bisa divaksin.
"Tapi saya meyakini Insyaallah kita nanti di bulan Januarilah kita sudah mulai suntik vaksin, biar keadaannya masuk kedalam kondisi yang normal kembali. Kembali lagi ke usaha. Ya memang, saya kemarin ketemu dengan perusahaan besar ya kondisi sulit, ketemu pengusaha tengah sama kondisi," katanya.
Berita Terkait
-
Meningkatnya Halal Lifestyle dan Kesadaran Bebas Riba di Kalangan Gen Z
-
Apakah Lipstik Timephoria Sudah Halal dan BPOM? Ini Statusnya dengan 3 Varian Paling Tahan Lama
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, BSN Perkuat UMKM Halal Lewat Program TJSL
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal