Suara.com - Seorang pria bernama Rudi (23) akhirnya tertangkap setelah lama menjadi buruan polisi atas kasus pengeroyokan terhadap Bobi (123), seorang pemuda di Kota Palembang, Sumatra Selatan.
Pelarian Rudi berakhir karena terlihat panik ketika melihat foto korban yang pernah dianiaya dengan menggunakan tombak.
Dari kegugupan itu, pelaku akhirnya diciduk polisi dan kini harus mendekam di balik jeruji besi Mapolrestabes Palembang pada Selasa (1/9/2020).
Kanit Pidana Unum (Pidum) Polrestabes Palembang AKP Robert Siombing membenarkan penangkapan buronan tersebut. Pelaku Rudi ditangkap saat berada di rumahnya di kawasan 12 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang.
“Kami tangkap dia (pelaku Rudi) atas nyanyian rekannya, yakni Syahrul yang terlebih dulu diamankan petugas,” ujar dia pada Selasa.
Sebelum ditangkap, anggota yang mengenakan pakaian preman mendatangi rumah pelaku. Saat itu, pelaku terlihat panik.
“Saat kami perlihatkan foto korban Bobi (orang yang pernah dikeroyoknya dan ditombak hingga luka parah) dia makin gugup dan mengakui perbuatannya itu,” kata dia.
Dalam kasus tersebut, pelaku Rudi kini terancam dijerat Pasal 170 Ayat 2 tentang pengeroyokan.
“Dari pengembangan, ternyata pelaku Rudi ini merupakan residivis kasus 363 KUHP (bobol ruko konter HP) dan kasus 351 KUHP (saat itu korban mengalami luka tusukan,” tutup dia.
Baca Juga: Dipergoki Curi Uang, Pegawai Minimarket Aniaya Rekannya hingga Terkapar
Untuk diketahui, Bobi dikeroyok Rudi Cs di Jalan KH. Azhari, Lorong Sei Lumpur, Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang pada 10 Agustus 2020 lalu.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian pinggang sebelah kiri dan luka pada bagian belakang kepala karena senjata tajam atau sajam berupa tombak.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Berita Terkait
-
Pelaku Pengeroyokan dan Penembakan Pengacara WA di Tanah Abang Diciduk
-
Zaskia Adya Mecca Bawa Kabar Terkini dari Kondisi Kala dan Faisal Usai Insiden Pemukulan TNI
-
Kasus Pemukulan Karyawan Zaskia Adya Mecca oleh Oknum TNI Diulang dari Awal, Kala Jadi Saksi Kunci
-
Nasib Praka NC Usai Pukuli dan Injak Kepala Karyawan Zaskia Adya Mecca, Kini Resmi Tersangka
-
Tak Boleh Bertemu Oknum TNI Penganiaya Karyawan, Zaskia Adya Mecca Tutup Pintu Damai
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!