Suara.com - Seolah menjungkir balikkan stigma negatif tentang tato, sejumlah pemuda ini mendadak jadi perbincangan warganet di media sosial Twitter.
Pasalnya, sebuah video yang diunggah oleh pemilik akun @amrudinnejad_ memperlihatkan sekelompok pemuda bertato sedang melantunkan syair Islam dari Kitab Aqidatul Awam.
Total, terdapat tujuh pemuda yang ada dalam video tersebut dan diduga sebagai mantan anak punk.
"Tak ada yang terlambat, kecuali kita sendiri yang akan mengakhiri~ Mz Santri yang super keren," cuit @amrudinnejad_, Senin (31/08/2020).
Nampak dalam video itu, pemuda berkaos singlet warna hijau tampil nyentrik dengan balutan tato di sekujur tubuhnya.
Ia bertugas sebagai penabuh kendang pengiring lantunan syair Islami tersebut.
Pemuda lain yang mengenakan kaos bertuliskan "TASAWUF UNDERGROUND" juga tak kalah fasih seolah ia sudah hafal di luar kepala.
Sama halnya, pemuda lain berkaos merah dengan peci hitam juga hafal kitab itu. Ia pun juga punya tato menjalar di tangan kirinya.
Atas viralnya unggahan itu, tokoh Nahdhatul Ulama Nadirsyah Hosen memberi apresiasi terhadap ke tujuh pemuda tersebut.
Baca Juga: Menyeramkan, Suara Gadis Dianiaya di Dalam Kamar Hotel Terdengar di Lorong
"Keren, meski badan penuh tato dan rambut gaya anjay gak karuan, tapi hafal nazham aqidatul awam," cuit Nadirsyah Hosen lewat akun Twitternya @na_dirs.
Tidak hanya itu, banyak warganet yang juga terjebak dengan penampilan pemuda tersebut hingga berdebat soal tato.
"Mungkin harus kita bantu pikirkan bagaimana cara termudah dan murah jika mereka ingin menghapus Tato, saya ada temen eks anak funk yang kesulitan menghapus tatonya, padahal dia sekarang aktif di masjid," cuit @KangAwi.
Pemilik akun @TifaFaizin juga turut berkomentar tentang tato yang terlukis di badan sekelompok pemuda itu.
"Maaf apakah memang harus menghapus tato.. karena itu menyakitkan. Kalau menurut ku tobatnya dia sudah membersihkan" dirinya..Memulai membuka lembaran baru, semangat dan semoga tetap istiqamah dengan dukungan kita Bukan hanya cibiran," kicau @TifaFaizin.
Begitu pula @salaamitusalam yang mengutip pendapat KH. Anwar Zahid.
Berita Terkait
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini
-
Videonya Viral, Tradisi Santri Jongkok Saat Guru Lewat di Ciamis Tuai Pro Kontra
-
Viral Lagu 'Erika' dari Mahasiswa Tambang ITB Dikecam karena Liriknya Mesum
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?