Suara.com - Apa jadinya jika tamu tak diundang datang ke sebuah pesta pernikahan? Sekelompok muda-mudi ini mencoba peruntungan mereka dengan menjadi tamu tersebut.
Melalui sebuah video TikTok, mereka mengabadikan saat-saat mereka hadir ke sebuah pesta pernikahan tanpa diundang.
Para muda-mudi ini datang tanpa undangan dan mencoba berbagai menu makanan yang disajikan.
"Ceritanya kita lapar banget dan pengen makan di pengantin, kebetulan ada pengantin tap kita tidak saling kenal dan tidak diundang," tulis salah satu tamu yang tak diundang tersebut.
Mereka mengaku melihat pesta tersebut secara kebetulan sehingga mereka memutuskan untuk mampir demi mengisi perut.
Tak hanya melahap menu utama, tiga orang muda-mudi tersebut juga mengambil menu penutup pesta yang digelar di sebuah gedung tersebut.
Bahkan, mereka juga mendapatkan suvenir pernikahan dari pesta tersebut.
"Terima kasih yah kedua mempelai pengantin. Samawa yah, karena kalian kami bisa makan gratis," ucap si pembuat video tersebut sambil mengarahkan kameranya ke arah pelaminan tempat pasangan pengantin tersebut.
Aksi iseng ini membuat pubik yang melihatnya terbelah. Ada yang menganggap bahwa yang dilakukan oleh sekelompok muda-mudi tersebut tidak sopan. Namun, ada pula yang memakluminya karena alasan mereka adalah mencari makan.
Baca Juga: Viral Kisah Pernikahan 24 Jam, Diceraikan Suami karena Mertua Cemburu
"Enggak apa-apa sih kalau di acara nikahan aku. Toh nikahan kan memang buat syukuran," kata seorang warganet di kolom komentar akun Instagram @ifotainment.
"Sama aja mencuri sih kalau begini. Soalnya yang punya makanan enggak tahu dan enggak ngundang," tulis warganet lain berpendapat.
"Kalau aku sih enggak apa-apa. Bukankah berbagi kebaikan itu berkah, dan aku yakin itu bermanfaat untuk mereka," tulis warganet lain.
"Bukan masalah ikhlas atau enggak ikhlas, tapi engak ada malu. Bisa update ada kuota buat TikTok, tapi enggak ada uang buat beli makan," komentar pengguna Instagram lain.
Berita Terkait
-
Viral Kisah Pernikahan 24 Jam, Diceraikan Suami karena Mertua Cemburu
-
Akad dan Resepsi Pernikahan di Zona Merah Kota Bogor
-
Resepsi Berujung Ratusan Orang Terinfeksi Virus Corona, 3 Meninggal Dunia
-
Orangtua Atta Halilintar Jawab Tuduhan Menipu 40 Ribu Euro
-
Ayah Atta Halilintar Larang Laporkan Balik Mantan Istri, Pengacara Bingung
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?