Suara.com - Rumah sakit Jerman, tempat Alexei Navalny dirawat mengatakan pria yang diduga keracunan Novichok itu selamat dari koma. Menyadur CNN, Selasa (08/09/2020), Navalny kini mulai menanggapi rangsangan verbal.
Pernyata Rumah Sakit Charite Berlin mengungkapkan, pria 44 tahun ini sedang dalam proses melepas ventilasi mekanis yang menyelamatkan nyawanya.
"Masih terlalu dini untuk mengukur potensi dampak jangka panjang dari keracunannya yang parah," ungkap pernyataan rumah sakit.
Kritikus Presiden Rusia Vladimir Putin ini sakit mendadak dalam penerbangan ke Moskow dari kota Tomsk di Siberia pada 20 Agustus. Ia diduga diracun oleh oknum yang menganggapnya sebagai musuh.
Pemerintah Jerman pekan lalu mengatakan bahwa tes terhadap Navalny menunjukkan bukti kuat penggunaan bahan kimia saraf dari kelompok Novichok era Soviet.
Serangan terhadap Navalny mendapat kecaman internasional yang meluas, sementara Kremlin tetap menentang keterlibatan Rusia dalam insiden tersebut.
Menyadur Channel News Asia pada Rabu (26/08/2020), juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengklaim Jerman terlalu terburu-buru menyimpulkan Navalny diracun.
Menurutnya, ada banyak kesimpulan medis lain atas kasus Alexei Navalny. "Kami hanya bisa setuju sebagian. Ada kemungkinan hal lain juga."
Uni Eropa telah mendesak Rusia untuk mengadakan penyelidikan independen dan transparan. Sementara Kanselir Jerman Angela Merkel meminta pihak-pihak terkait untuk bertanggungjawab.
Baca Juga: Hirup Karbon Monoksida, 20 Orang Keracunan di Pesta Bunker
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?
-
Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas
-
Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis
-
Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan