Suara.com - Setelah menunggu delapan bulan untuk bisa kembali ke asramanya di Wuhan, China, seorang mahasiswa dikejutkan oleh kenyataan sedih. Kura-kura peliharaannya tinggal tulang belulang.
Menyadur Mirror, Rabu (9/9/2020), mahasiswa bernama Lin Buxui (22) meninggalkan asramanya di provinsi Hubei, China tengah untuk berlibur di kota kelahirannya, Taiyun pada 12 Januari 2020.
Namun, beberapa hari kemudian, akses ke Wuhan langsung ditutup sepenuhnya oleh pemerintah China akibat munculnya pandemi baru bernama virus corona covid-19.
Kondisi itu membuat Lin harus berdiam di rumahnya selama delapan bulan terakhir. Saat kembali, kura-kura aligator kesayangannya sudah terbujur kaku tanpa balutan daging dan kulit.
"Saya hanya berencana pergi sekitar sebulan, jadi saya meninggalkan dia cukup makanan dan air untuk bertahan beberapa minggu," kata Lin kepada Asia Wire.
"Siapa yang tahu pandemi itu berarti saya tidak bisa kembali selama delapan bulan," tambahnya.
"Ketika saya akhirnya kembali ke kamar asrama saya di kampus, saya menemukan kura-kura saya mati dan tulang kering di balkon pada tanggal 31 Agustus."
Kisah sedih itu dibagikan Lin lewat TikTok. Dia memposting keadaan kura-kura yang telah mati itu dengan nama pengnguna Tricking1998.
Kondisi Wuhan setelah munculnya virus Sars-CoV-2 perlahan-lahan mulai berlangsung normal.
Baca Juga: Mau Laporkan Puan Tapi Ditolak Polisi, Pemuda Minang: Kami Tidak Baper!
Kendati sempat mencatatkan beberapa kasus infeksi, penduduk Wuhan kini sudah bisa beraktivitas seperti biasa.
Menyadur CNA, pemerintah kota Wuhan bahkan telah mengizinkan kembali penduduk untuk saling berkumpul dan tanpa menggunakan masker.
Pada pertengahan Agustus 2020, foto-foto persta kolam renang di Wuhan muncul. Gambar-gamar itu menghebohkan dunia karena kondisi perayaan dihadiri ratusan orang yang berpesta tanpa masker.
Pada Jumat, 28 Agustus lalu, Sebanyak 2.842 lembaga pendidikan di seluruh kota Wuhan juga telah mengumumkan pembukaan sekolah bagi hampir 1,4 juta siswa saat semester musim gugur akan dimulai.
Berita Terkait
-
Update Covid-19 Global: Inggris Akan Lockdown Semua Wilayah
-
Kreatif, Mahasiswa Ciptakan Desain Mobil Konsep Suzuki Jimny Hybrid
-
Dua Pegawainya Positif Corona, IGD Rumah Sakit Jiwa di Padang Lockdown
-
Viral Isi Chat Zoom saat Ospek Online, Penuh Omelan Senior
-
Australia Perpanjang Lockdown di Melbourne Meski Kasus Covid-19 Turun
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan