Suara.com - Seniman legendaris Indonesia, Sujiwo Tejo turut mengucap bela sungkawa atas wafatnya Jakob Oetama, sosok pendiri Kompas Gramedia.
Lewat akun Twitter pribadinya, Sujiwo Tejo menulis ucapan selamat jalan untuk Jakob Oetama.
"Pak Jakob Oetama.. Sugeng tindak.. Mugi pinanggihan ing dinten mangke #UtangRasa. (Pak Jakob Oetama, selamat jalan, semoga bertemu suatu hari nanti -- Red)," tulis Sudjiwo Tejo, Rabu (9/9/2020).
Cuitan tersebut pun bermakna doa agar dirinya dan Jakob Oetama dapat dipertemukan lagi kelak di tempat yang sepantas-pantasnya.
Dalam cuitannya, Sujiwo Tejo juga menyertakan potongan video saat dirinya tampil bersama dengan sekelompok paduan suara.
Penampilan yang terlihat harmonis dan menyentuh tersebut membawakan lagu berjudul Utang Rasa yang tidak lain diciptakan oleh Sujiwo Tejo sendiri.
Utang Rasa sendiri berarti Berhutang Perasaan. Menurut sejumlah warganet, lagu berbahasa Jawa ini sarat akan makna.
Cuplikan video tersebut menunjukkan saat Sujiwo Tejo dan rekan paduan suaranya sedang menyanyikan sepenggal lirik berbunyi, "Ra kebayar utang rasaku. Sing tak bayar mung wektu pikiran lan ototmu".
Lirik tersebut berarti "saya tidak bisa membayar hutang perasaan saya. Saya hanya bisa membayar waktu, pikiran, dan tenaga".
Baca Juga: Wafat, Begini Suasana Rumah Duka Pendiri Kompas Jakob Oetama
Dalam waktu singkat, cuitan Sujiwo Tejo tersebut telah diretweets lebih dari 50 kali dan disukai setidaknya oleh 186 pengguna Twitter.
Sejumlah warganet mengaku merinding melihat penampilan Utang Rasa ini. Sebagian lagi ikut berdoa agar bisa dipertemukan kembali di kehidupan yang akan datang.
"Merinding mbah #UtangRasa," tutur @sseeno.
Jakob Oetama, Pendiri Kompas Gramedia Meninggal Dunia
Pendiri surat kabar harian Kompas sekaligus PT Kompas Media, Jakob Oetama, meninggal dunia, Rabu (9/9/2020), dalam usia 88 tahun.
Kabar duka tersebut disiarkan oleh stasiun televisi swasta nasional Kompas TV, Rabu siang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa