Suara.com - Sebuah video menarik dibagikan oleh akun Instagram @undercover.id yang menampilkan salah seorang peserta MTQ ke-37 di Sumatera Utara.
Seorang peserta wanita yang diketahui berasal dari kafilah Labuhanbatu Utara menolak untuk membuka cadarnya dan lebih memilih didiskualifikasi.
"Tangannya gemetaran saat peserta MTQ Sumut ini disuruh lepas cadar. Ia pun lebih memilih diskualifikasi daripada melepas cadarnya," tulis keterangan video tersebut, Rabu (09/09/2020).
Kejadian bermula ketika penampil ke 2735 tersebut dipersilakan oleh dewan juri untuk menaiki panggung.
Ia pun langsung bergegas ke atas panggung, memegang mikrofon yang sudah dipersiapkan panitia.
Tetapi saat peserta tersebut hendak memulai, dewan juri langsung meminta membuka cadar yang dikenakannya.
"Tolong bisa dibuka cadarnya?" kata dewan juri.
"Maaf ustadz, saya tidak bisa melakukannya," jawab peserta itu tegas.
Dewan juri bersikeras, peserta wanita yang mengenakan cadar harus membuka cadarnya agar bisa diketahui bacaaannya.
Baca Juga: Mengejutkan! Kemenag Dukung Juri MTQ Sumut Suruh Qoriah Lepas Cadar
Selain itu, bagi peraturan membuka cadar menurut dewan juri sudah ditetapkan di MTQ Pontianak tahun lalu dan menjadi peraturan nasional.
Peserta yang enggan membuka cadarnya itu pun diberi tahu apabila tidak membuka cadarnya maka ia otomatis didiskualifikasi.
"Maaf ya ustadz, saya tidak bisa melakukannya," tegas peserta itu kukuh dengan pendiriannya.
Ia pun langsung meletakkan mikrofon yang dipegangnya dan langsung turun meninggalkan panggung.
Atas viralnya video kejadian tersebut, ribuan warganet langsung membanjiri kolom komentar @undercover.id, ada yang pro dan ada pula yang kontra.
"Ketika aturan manusia lebih tinggi daripada aturan Tuhan," kata pemilik akun @limit.chennnnn.
"Juri nya beneran ustad? Enteng amat mulutnya nyuruh orang bercadar buka cadar," sambung akun @tretanpardede212.
"Seharusnya peserta membaca aturan yang ada," timpal akun @ko2_2512.
Panitia dalam hal ini sebagaimana video yang diunggah @undercover.id selanjutnya, langsung memberikan klarifikasinya.
Klarifikasi tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Hakim MTQ ke-37 Yusuf Rekso.
"Dengan ini kami menjelaskan bahwa penggunaan cadar itu bukan sesuatu yang haram, hanya persoalannya cadar itu disalah gunakan pemakaiannya. Artinya, penggunaan cadar itu ada yang digunakan untuk mengelabuhi penampilan para peserta," kata Yusuf dalam video yang diunggah @undercover.id, Rabu (09/09/2020).
Ia menambahkan, sebenarnya tidak ada pelarangan orang memakai cadar untuk tampil dalam MTQ, akan tetapi yang bersangkutan harus bersedia diperiksa dulu oleh dewan hakim wanita.
"Biar bisa disesuaikan antara wajah (peserta bercadar) dengan foto yang dikumpulkan," imbuhnya.
Lebih lanjut tambah Yusuf, dibukanya cadar ketika MTQ adalah demi meminimalisir segala bentuk kecurangan terlabih dengan semakin majunya teknologi yang bisa digunakan untuk berbuat curang.
Sama seperti unggahan sebelumnya, video kedua dari @undercover.id ini juga banjir komentar dari warganet.
"Panitia yang salah, nyuruh buka aurat di depan umum," kata @akiskisman2.
"Insya Allah Semua ada hikmahnya..dengan adanya kejadian ini semoga makin banyak saudara-saudara muslimah khususnya di Indonesia yang berbondong-bondong berhijrah pake cadar," tulis akun @alamsyahamir.
Berita Terkait
-
Kartika Putri Pakai Cadar, Teman-Teman Curiga Jadi Korban Cuci Otak
-
Profil Zian Fahrezi Qori Cilik dari Bima, Juara Dunia MTQ di Irak dan Sederet Prestasinya
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Ketua Satgas Tito Karnavian Pastikan Huntara Pengungsi di Pidie Jaya Layak Huni
-
Tinjau Pidie Jaya, Ketua Satgas Tito Karnavian Serahkan Bantuan untuk Warga
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!