Suara.com - Sebuah pertanyaan besar tentang "syirik" dilemparkan ke warganet oleh akun Instagram @ifotainment, Jumat (10/09/2020).
Akun berpengikut 360 ribu pengguna tersebut mengunggah satu foto yang berisi curhatan salah seorang warganet tentang anaknya yang masih balita.
"Anak saya balita dikasih sama mertua dipakai gelang-gelangan seperti di foto ini, katanya buat penolakan iblis," tulis keterangan yang tertempel di foto yang diunggah @ifotainment itu.
Sontak keluhan seseorang yang tidak diketahui identitasnya itu pun mendapat beragam penjelasan dari warganet.
Bahkan, akun @ifotaintment turut membantu menanyakan persoalan warganet misterius tersebut.
"Hmmm, kalo dalam agama itungannya syirik gak sih? Tapi kata mertua harus tetep pakai. Gimana pendapat kalian?
Dan kalian yang team percaya apa gak?" tanya @ifotainment.
Dalam foto tersebut nampak tangan mungil seorang bayi memakai sebuah gelang seperti tasbih.
Lalu di sebelahnya, penjelasan panjang lebar dijabarkan oleh warganet misterius tersebut.
"Dalam hatiku saya tahu itu musyrik, cuma saya jaga agar tidak saling menyakiti perasaan mertuaku," katanya.
Baca Juga: Menantu Jokowi Soroti Banjir dan Jalan Rusak di Kota Medan
Meski enggan menyakiti perasaan mertuanya, ia pun mengaku kalau melepas gelang tersebut dari anaknya tanpa sepengetahuan mertuanya.
Hingga artikel ini diturunkan, unggahan tersebut telah berhasil memancing banyak warganet untuk mengutarakan pandangannya.
"Syirik say, anakku dua-duanya gak ada pakai gituan. Peniti bengleh Al-Qur'an yang ditaruh di kepala bayi semua gak aku pakein gituan. Karena kalo emang percaya sama Allah ya percaya ajaaa," ungkap salah seorang warganet.
"Iyaa syirik min.. Lebih baik minta perlindungan sesuai tuntunan agama aja.. Jangan melalui gelang atau benda-benda lain walaupun katanya itu dibacain ayat Qur'an yaa. Maapin kalau salah, ini setau aku aja. Kalau ada penjelasan lebih kompeten,monggo saya juga belajar," kata @thasaqidas***
"Selama gak ketemu mertua dilepas. Kalau ketemu ya dipasang lagi. No ribet,no ruwet. Rukun awet," ujar @aleshadea*** menawarkan solusinya.
Berita Terkait
-
5 Model Gamis Kebanggaan Mertua yang Jadi Tren Lebaran 2026
-
Gamis Mertua Series Seperti Apa Modelnya? Jadi Tren Baju Lebaran 2026
-
Beda Gamis Bini Orang dan Kebanggaan Mertua, Jadi Tren Fesyen Lebaran 2026
-
Antara Ibu dan Istri: Mengurai Rivalitas Perempuan yang Tak Pernah Diakui
-
Purbaya ke Lulusan UI: Saya Dosen S3, Kalau Debat Anda Pasti Kalah
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan