Suara.com - Yunani mendesak negara-negara Eropa untuk membantu krisis kemanusiaan yang tengah berlangsung di kamp-kamp migran di pulau-pulau mereka, khususnya Moria.
Menyadur BBC, Jumat (11/9/2020), Yunani berharap uluran tangan negara-negara Eropa atas nama solidaritas untuk menyelamatkan para pengungsi.
Kamp Moria dilaporkan mengalami kebakaran. Ribuan pengungsi yang tinggal di sana kini kehilangan tempat tinggal.
Pernyataan Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis digaungkan oleh Kanselir Jerman Angela Merkel yang mengatakan UE harus berbagi lebih banyak tanggung jawab.
Prancis, Jerman, dan Belanda telah menawarkan untuk menerima beberapa migran. Kamp Moria di Lesbos hingga kini telah menampung sekitar 13 ribu pengungsi yang hidup dalam keterbatasan.
Kamp Moria terbakar pada Rabu (9/9/2020). Tiga hari pasca bencana, para pengungsi dilaporkan harus tidur diarea terbuyka seperti jalan, ladang, tempat parkir, bahkan kuburan.
Pemerintah Yunani mengatakan akan membutuhkan waktu berhari-hari untuk menemukan akomodasi bagi mereka.
Perdana Menteri Mitsotakis mengatakan krisis migran adalah masalah Eropa, dan tindakan nyata diperlukan oleh Uni Eropa (UE) untuk mengatasinya.
"Eropa harus bergerak dari kata-kata solidaritas ke kebijakan tindakan solidaritas," katanya seperti dikutip oleh kantor berita AFP.
Baca Juga: Tujuh Bulan Terapung di Lautan, Imigran Belia Rohingnya Meninggal di Aceh
Sementara Kanselir Jerman, Angela Merkel telah menyetujui bahwa negaranya menerima permintaan Yunani dengan memboyong sekitar 400 anak di bawah umur dari Kamp Moria.
"Jerman dan Prancis akan berpartisipasi dalam hal ini. Saya berharap beberapa negara anggota [UE] lainnya akan melakukannya juga," kata Angela Merkel.
"Migrasi bukan hanya masalah negara di mana orang-orang datang. Juga bukan hanya masalah Jerman. Ini harus menjadi tanggung jawab Eropa."
Belanda setuju untuk menerima 50 anak.
Saat mengunjungi situs Moria yang terbakar pada hari Kamis, Wakil Presiden Komisi Eropa Margaritis Schinas mengatakan "tidak dapat dibayangkan" bahwa UE belum memiliki kebijakan migrasi terpadu.
Dia mengatakan proposal komisi untuk pakta baru tentang migrasi dan suaka, yang akan disampaikan akhir bulan ini, akan mengakhiri situasi yang tidak dapat diterima ini.
Yunani telah mengirim tiga kapal ke Lesbos untuk menyediakan akomodasi bagi sekitar 2.000 migran.
Berita Terkait
-
RESMI Daftar Libur dan Cuti Bersama Tahun 2021, Termasuk Cuti Idul Fitri
-
Innalillahi, Pengungsi Rohingya yang Meninggal di Aceh Bertambah Lagi
-
Meski Dilarang Karena Covid-19, Beberapa Negara Ini Masih Menerima TKI
-
Cegah Turis Asing Masuk, Jerman Perpanjang Penutupan Perbatasan
-
Kamp Migran di Yunani Dilalap si Jago Merah, Ribuan Orang Melarikan Diri
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
KPK Tetapkan Gus Yaqut Jadi Tersangka Kasis Kuota Haji, Maman PKB: Harus Diusut Tuntas
-
Soal Pandji Pragiwaksono Dipolisikan, Garin Nugroho Singgung Mental Kerdil Hadapi Kritik
-
Bareskrim Turunkan Tim ke Sumbar Bidik Tambang Emas Ilegal, Ada Aktor Besar yang Diincar?
-
Banjir Arteri, Polisi Izinkan Sepeda Motor Masuk Tol Sunter dan Jembatan 31
-
Datangi Bareskrim, Andre Rosiade Desak Polisi Sikat Habis Mafia Tambang Ilegal di Sumbar!
-
Banjir Jakarta Meluas, 22 RT dan 33 Ruas Jalan Tergenang Jelang Siang Ini
-
Air Banjir Terus Naik! Polda Metro Jaya Evakuasi Warga di Asrama Pondok Karya
-
Curanmor Berujung Penembakan di Palmerah Terungkap, Tiga Pelaku Dibekuk di Jakarta hingga Cimahi
-
Diduga Tak Kuat Menampung Guyuran Hujan, Plafon SDN 05 Pademangan Timur Ambruk
-
Nadiem Hadapi Putusan Sela, Bebas atau Lanjut ke Sidang Pembuktian Kasus Korupsi Rp2,18 Triliun?