Suara.com - Kisah inspiratif seorang gadis yang membantu ibunya berjualan sayur keliling tengah viral dan menjadi sorotan publik.
Pasalnya, alih-alih dipuji karena berbakti, gadis ini malah mendapat komentar pedas dari warganet. Usaha baiknya tersebut dicap hanya settingan semata.
Cerita inspiratif ini dibagikan langsung oleh gadis tersebut lewat akun TikTok pribadinya @jiahnp_.
Dalam video yang diunggahnya, gadis tersebut tengah terlihat menaiki sebuah motor matic dan membawa bakul berisi berbagai jenis sayuran serta dagangan lain sejenis kue jajanan.
Saat membawa bakul dagangannya, gadis bernama Jiah ini tidak menunjukkan raut muka sedih dan malu sama sekali. Justru sebaliknya, ia tampak ceria dan sumringah.
Dalam video unggahannya, Jiah bercerita bahwasannya ia telah kerap kali dilarang berjualan oleh ibunya. Namun, ia tetap berjualan sebagai bentuk usaha berbakti kepada orang tua dan keluarga.
"Buat Mama. Maafin ya kalau masih belum berbakti. Jiah masih sering melawan kalau diomongin, masih suka bandel melalakukan yang Mama larang," tulis Jiah.
Lebih lanjut lagi, Ijah mengungkapkan bahwa ia hanya berniat untuk membahagiakan Mamahnya dan keluarga.
"Tapi mama harus tahu, Jiah begini niatnya buat bahagiain Mama sama adik dan kakak," tuturnya lanjut.
Baca Juga: 5 Video Viral yang Tak Biasa: Petani Naik Lamborghini Hingga Tangga Ekstrem
Perbuatan baik Jiah ternyata tidak selalu berbuah pujian. Jiah lantas menuturkan bahwa sejumlah orang justru menganggap dirinya berbohong. Dengan kata lain, usaha jualan sayurnya hanya settingan belaka.
Dilansir dari hops.id - jaringan suara.com, ternyata Jiah juga mengatakan bahwa tetangga di rumahnya juga memandang buruk pribadi Jiah. Jiah disebut sebagai anak yang nakal. Tidak berhenti di situ saja, Ibunya bahkan juga dianggap gagal mendidik anak. Padahal setiap malam Jiah keluar rumah untuk belanja barang dagangan yang akan ia jual keesokan harinya.
Meski banyak omongan buruk tentangnya, Jiah mengaku tidak ingin ambil pusing. Suatu saat nanti, dirinya akan membuktikan bahwa kedua orang tuanya adalah sosok yang hebat. Jiah pun bertekad agar kelar dapat menjadi orang yang sukses.
"Tapi kenyataannya aku yang jalanin dan sampai waktunya akan ku buktiin Mama ku Ibu yang hebat. Meski hanya sendiri, tetapi dia mampu menjadi ibu sekaligus ayah untuk anak-anaknya hingga sukses," jelas Ijah.
Video inspiratif yang diunggah Jiah dalam akun TikToknya telah ditonton sebanyak puluhan bahkan ratusan ribu.
Meski ada sejumlah orang yang berkomentar buruk tentangnya, tetapi masih ada sejumlah warganet yang mengaku terharu dan mengapresiasi usaha Ijah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen