Suara.com - Seekor anjing menyerang bayi perempuan yang baru berusia tujuh hari yang menyebabkan luka parah hingga kehilangan tangan kanannya.
Menyadur The Staraits Times, Jumat (11/9/2020) Kepala Badan Reserse Kriminal Malaka Mohd Nor Yhazid Idris mengatakan insiden itu terjadi di sebuah rumah di Bachang pada Selasa (8/9).
Insiden tersebut terjadi pada pukul 10 pagi waktu setempat saat sang bibi bayi tersebut membawanya keluar untuk berjemur karena bayinya menderita penyakit kuning.
"Bayi tersebut digendong di dekat kisi-kisi depan rumah," katanya pada hari Jumat.
Menurut keterangan polisi bayi perempuan itu adalah anak pertama pasangan tersebut. Mohd Nor mengatakan bibinya kemudian masuk kembali ke dalam untuk memandikan bayi.
"Namun, dia mendengar bayi itu menangis dan melihat anjing itu dengan kejam menyerang bayinya," ungkapnya.
Bibinya panik dan mulai berteriak minta tolong. Saat itu, ayah dari anak tersebut sedang berada di lantai atas merawat istrinya yang masih dalam isolasi.
Bayi yang berlumuran darah itu dilarikan ke rumah sakit swasta sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Melaka.
"Anak itu kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Kuala Lumpur dan masih dalam kondisi kritis," ujarnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Malaysia Larang Salam Adu Kepalan Tangan
Dia menambahkan bahwa kasus tersebut akan diselidiki berdasarkan Pasal 31 Undang-Undang Anak tahun 2001, yang mengatur tentang perlakuan buruk, penelantaran anak-anak yang menyebabkan cedera fisik atau emosional.
Mohd Nor mengatakan anjing yang menyerang bayi itu adalah anjing pemburu plott hound, jenis anjing besar yang konon awalnya dibiakkan untuk berburu beruang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius