Suara.com - Suatu hari di tahun 2019, Ani Yudhoyono sedang menjalani perawatan di National University Hospital, Singapura. Di ruang tunggu duduk seorang lelaki yang terus menerus berdoa.
Lelaki itu duduk di antara orang-orang yang sedang menunggu giliran untuk bertemu Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Di belakang lelaki yang terus menerus berdoa, duduk politikus Partai Demokrat Andi Arief. "Orang itu Syekh Ali Jaber," kata Andi Arief.
Andi Arief menghormati Syekh Ali Jaber. Dia menceritakan peristiwa itu kembali setelah ulama asal Arab Saudi itu baru selamat dari maut usai ditusuk pemuda bernama Alpin Adrian ketika sedang memberikan tausiyah di Bandarlampung, Minggu (14/9/2020), sore.
"Saya duduk di ruang tunggu rumah sakit di Singapore saat menengok Ibu Ani. Di depan saya ada yang terus berdoa sambil menanti antrian ke ruang atas bertemu Pak SBY. Orangnya sederhana, terpanggil menengok Ibu Ani karena Ibu Negara yang meneduhkan, orang itu Syech Ali Jaber," kata Andi Arief melalui akun Twitter.
Tak hanya Andi Arief, kasus penikaman terhadap Syekh Ali Jaber membuat banyak orang prihatin. Ustaz Abdul Somad turut menaruh perhatian pada apa yang dialami sahabatnya: Syekh Ali Jaber.
Setelah kejadian, UAS mengunggah foto ketika dia dulu bertemu dengan Syekh Ali Jaber. UAS memujinya sebagai seorang tokoh agama yang memiliki banyak kelebihan, di antaranya dakwah-dakwahnya disampaikan dengan santun.
"Senang mengenal mereka berdua, hafal al-Qur'an, dakwahnya santun, akhlaq mereka luar biasa. Semoga Allah mengangkat derajat mereka," kata UAS melalui akun IG yang dikutip Suara.com.
Syekh Ali Jaber merupakan salah satu tokoh agama yang berkontribusi besar membantu pemerintah Indonesia dalam amar makruf nahi munkar dalam kerangka Islam rahmatan lil alamiin.
Baca Juga: Mahfud Md Tak Percaya Penusuk Syekh Ali Jaber Orang Gangguan Jiwa
Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Syekh Ali Jaber turut membantu satgas Covid-19 untuk sosialisasi pembatasan jemaah datang ke masjid ketika awal Covid-19 merebak.
"Syekh Ali Jaber ulama yang aktif bantu pemerintah, pernah ceramah dan berbuka puasa bersama Presiden Jokowi, Presiden SBY, dan pimpinan lembaga negara lainnya," kata Mahfud.
Paranormal Samijan alias Mbah Mijan juga menjadi pengagum Syekh Ali Jaber. Dia tak bisa mengerti kenapa Alpin Adrian (24) bisa melakukan penyerangan seperti itu.
"Astagfirullah, Ustadz Syekh Ali Jaber ulama panutan saya ditusuk orang tak dikenal, saya sedih kalau dengar kabar begini, suka bingung dengan isi otak pelaku," kata Mbah Mijan di Twitter yang dikutip Suara.com.
Mbah Mijan memposting video detik-detik penusukan terhadap Syekh Ali Jaber ketika sedang memberikan kajian. Mbah Mijan menyebut pelakunya: "sakit jiwa emang nih pelaku!!!"
Setelah mengetahui kabar tersebut, Mbah Mijan mengatakan langsung kontak dengan rekan-rekannya di Lampung.
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
-
KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
-
Terbongkar, Ini Daftar 9 Informasi Ijazah Jokowi yang Sengaja Ditutupi KPU
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Gus Yahya Persilakan KPK Periksa Semua Kader NU yang Terseret Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut
-
Pasang Badan, Gus Yahya Jamin Tak Ada Sepeser Pun Dana Korupsi Haji Masuk Kas PBNU
-
Bak Film Laga, Detik-detik Calo Akpol Rp1 Miliar Tabrak Mobil Polisi Saat Ditangkap
-
Divonis Bersalah Meski Bebas Bersyarat, Pendukung Laras: Ini Keadilan Setengah Jalan
-
Bukan Pak Ogah, Polisi Ungkap Dalang di Balik Rantai Viral Exit Tol Rawa Buaya
-
Mahfud MD Sebut Kapolri Akui Rekrutmen Polri Ada Titipan: Dibuat Kuota Khusus untuk Masukkan Orang
-
Fakta Penting Stunting dan Upaya Nyata Mengatasinya
-
RUU Disinformasi Masih Wacana, Mensesneg Sebut untuk Pertanggungjawaban Platform Digital
-
KPK Bantah Lindungi Bos Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Rieke 'Oneng' Desak Negara Serius Tangani Isu Child Grooming, Singgung E-Book Aurelie Moeremans